Motivasi sehat dengan olahraga

dreamstime_s_152120059
Aktivitas renang di Laut Merah, Aqaba, Jordan © Marketa Novakova | Dreamstime.com

“Akal yang sehat terdapat pada tubuh yang kuat.” (Al-Mahfuzhod)

Olahraga dalam Islam sangat dianjurkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. Baginda bersabda ajarkan anak-anakmu untuk berenang, berkuda dan memanah. Tiga unsur olahraga yang kaya akan manfaat, diantaranya olahraga renang dapat melatih paru-paru dan denyut jantung. Memanah dapat meningkatkan konsentrasi dan merelaksasi tubuh seseorang, dan berkuda dapat meningkatkan otot tubuh, mencegah kram dan melatih keseimbangan diri.

Selain menjaga pola makan minum, menjaga kebersihan rumah, menjaga lingkungan. Olahraga dinilai sangat penting sebab ini merupakan salah satu cara menjaga kesehatan. Namun banyak orang yang enggan untuk berolahraga. Bukan tidak tahu olahraga itu baik melainkan rasa malas untuk olahraga.

Pemerintah menganjurkan untuk gerakan olahraga nasional, olahraga yang lazim dikerjakan seperti jalan santai, jalan cepat, maraton, bersepeda atau berenang selama 20 atau 30 menit. Ini berlaku di setiap kantor pemerintahan, sekolah, komunitas. Tujuannya tidak lain untuk menjaga stamina tubuh secara berjamaah.

Bagi sebagian orang olahraga merupakan sebuah keharusan demi menjaga tubuh tetap ideal dan sehat. Sandiaga Uno (seorang pengusaha dan politikus) misalkan di tengah kesibukkannya juga menyempatkan diri berolahraga. Mulai dari lari, bersepeda, main basket, futsal, atau hanya sekedar streching kecil. Ia juga menganjurkan kepada siapa saja untuk berolahraga 21 menit minimal satu hari.

Namun ada sebagian orang yang masih susah berolahraga. Orang-orang tersebut biasanya memiliki segudang alasan menunda olahraga. Bagi mereka olahraga hanya sebatas niat dan wacana tanpa ada dorongan untuk mewujudkannya. Orang seperti ini butuh motivasi yang kuat untuk berolahraga.

Salat dalam beberapa penelitian juga merupakan gerakan yang menyehatkan. Mulai dari berdiri tegap, rukuk, duduk tahiyyat hingga sujud, kesemua itu membuat badan bergerak. Bayangkan saja, sehari lima kali umat Islam melakukan salat, belum ditambah salat-salat sunah duha, tahajjud, qobliyah dan ba’diyah.

Menurut Prof. Dr. Andry: “Gerakan salat yang dilaksanakan setiap hari akan menurunkan dan mengurangi kegemukan (obesitas), rematik, penyakit gula (diabetes) dan batu  empedu, sembelit dan sebagainya. Gerakan salat juga mengandung gerakan yang berdampak pada tulang belulang, otot, pergelangan, persendian dan paru-paru.” (Drs. Madyo Wratsongko 2007:27)

Ini ajaran sehat langsung dari Allah SWT dan Rasul-Nya. Belum lagi bicara soal ibadah haji dan umrah yang ada Sa’i (lari kecil dari bukit Safa dan Marwah) tujuh kali dan tawaf (berkeliling Kakbah), ini sangat membutuhkan fisik yang kuat.

Sakit memang Allah SWT yang memberi, namun kesehatan kita yang menjaga. Harta paling mahal adalah sehat, semua akan terhenti jika anda sakit. Jadi, olahraga merupakan anjuran yang tepat untuk dilakukan oleh setiap Muslim di manapun berada.