Nasi Tungkuih Daun yang sedang naik daun

DapuoTuo
Nasi Tungkuih Daun © facebook.com/DAPUA-TUO-293474081332771

Dalam bahasa Indonesia, Nasi Tungkuih Daun berarti nasi yang dibungkus dengan daun pisang. Hidangan berat yang berasal dari Ranah Minang Sumatera barat ini tidak diketahui kapan mulai eksistensinya. Sungguh pun demikian tetap diyakini bahwa daun pisang telah lama dijadikan sebagai pembungkus makanan.

Nasi Tungkuih Daun masih kerap dijumpai sebelum tahun 2000, awal melenium baru. Terutama ketika bergotong royong membangun masjid, ibu-ibu akan berderma menu makan siang dengan membungkusnya dengan daun pisang.

Selain diisi nasi, Nasi Tungkuih Daun ditambahi tempe, tahu, jengkol dan ikan asin goreng yang dibaluri cabai merah giling. Adapun tambahan seperti telur, ayam, ikan, dan daging bisa jadi sesekali saja, namun inilah ciri khasnya. Hidangan sederhana yang menggugah selera.

Nasi Tungkuih Daun seolah hilang dari peredaran disebabkan semakin gencarnya promosi makanan luar negeri. Daun pisang pun sedikit terlupakan dikarenakan pembungkus makanan yang ditawarkan sudah mulai beragam dari styrofoam, kotak karton hingga plastik khusus yang sengaja dibuat untuk makanan tersebut.

Pizza, Fried Chicken, Bebek Peking, Sushi, Nasi Kebuli, dan berbagai makanan lainnya nyaris menyerbu kuliner dalam negeri tanpa henti. Rasanya entah bagaimana, yang pasti harganya tak terkira. Pada peperangan masakan saat ini makanan tradisional seolah mati suri.

Belakangan muncul fenomena baru yang mengharu biru. Nasi Tungkuih Daun kembali hadir di Kota Bukittinggi dan sekitarnya. Kehadirannya di luar ekspektasi karena langsung digandrungi. Kerinduan akan sajian yang berlatar belakang dari warisan nenek moyang menjadi alasan.

Penjual Nasi Tungkuih Daun pun bertaburan bak cawan tumbuh. Beberapa di antaranya menawarkan dengan variasi tambahan yang semakin menggugah selera. Tak hanya itu pembeli pun diberi kemudahan dengan memesan secara online.

Kelebihan Nasi Tungkuih Daun yang tidak bisa ditandingi oleh Restoran Padang sekalipun adalah harganya. Menu sederhana yang pas di kantong dan enak pula di lidah. Bungkusan daun pisangnya merata, tidak sebagian saja sehingga menambah aroma kelezatannya.

Sahabat yang berkunjung ke Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, bisa mencoba Nasi Tungkuih Daun di beberapa tempat yang berbeda. Di antaranya Nasi Tungkuih Daun Ni Susi di Biaro, Cafe Bening di Aur Kuning, Mak Basa di Banu Hampu, Ni Wat di Koto Tuo, Dapua Tuo di Talatang Kamang, dan tempat-tempat lainnya. Selamat mencoba.