Peringatan pentingnya menjaga privasi

Masyarakat Roni Haldi Alimi
Pilihan oleh Roni Haldi Alimi
Peringatan pentingnya menjaga privasi
Peringatan pentingnya menjaga privasi © Airdone | Dreamstime.com

Islam adalah agama yang sempurna. Tak hanya persoalan besar saja yang diatur diselesaikan, hal yang remeh lagi enteng pun tetap mendapat perhatian bukan diabaikan.

Salah satu persoalan yang enteng ringan dianggap banyak orang tapi hakikatnya sangat penting  menentukan adalah menjaga privasi. Apakah itu privasi pribadi, kelompok, organisasi, negara sampai pada alam digital dan data online.

Peringatan Rasulullah SAW akan pentingnya menjaga privasi

Dalam Shahih Muslim Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang melihat ke dalam rumah seseorang tanpa izin, maka halal dicongkel matanya.”

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mengajarkan akan pentingnya menghormati dan menghargai orang lain. Salah satu bentuk saling menghormati orang lain adalah berusaha menjaga privasi atau rahasia yang dimiliki oleh orang lain.

Hadis tersebut dengan lafadz seperti ancaman bagi sesiapa saja yang melanggar privasi orang lain, dengan hukuman mengeluarkan biji matanya atau dibutakan matanya. Walau para ulama memberi pemahaman dari lafadz tersebut sebagai bentuk kiasan bukan sebenar perbuatan sebagaimana dimaksud pada lafadz hadis.

Yaitu sebagai bentuk larangan yang sangat agar tak menggunakan mata atau melihat bukan pada yang dihalalkan. Sampai Nabi Muhammad Shallahu alaihi wasallam memberikan ancaman.

Mengapa mengintip ke dalam rumah diharamkan? Itu sebagai pertanda bahwa di dalam sebuah rumah tentu ada menyimpan sesuatu yang tidak ingin dilihat orang lain oleh pemilik rumah. Sehingga rumah itu patut di jaga kehormatannya dan menandakan rumah adalah tempat privasi bagai siapa saja.

Jangan memata-matai

Salah satu faktor pendorong dominan seseorang melanggar privasi orang lain adalah dikarenakan tingginya kedengkian di hati. Dengki yang tinggi akan mendorong memaksa seseorang berpikir di luar batas kemampuan nalarnya hingga tergerak untuk memata-matai mencari kekurangan dan keburukan orang lain.

Rasulullah Shallahu alaihi wasallam bersabda:

“Hindari kecurigaan, karena kecurigaan adalah kebohongan paling buruk dalam pembicaraan dan tidak ingin tahu tentang satu sama lain dan tidak memata-matai satu sama lain dan tidak merasa iri satu sama lain. Merawat tidak ada kedengkian, tidak ada kebencian dan permusuhan satu sama lain. Dan jadilah saudara seiman.”

(Hadis riwayat Muslim)

Siapakah yang ingin dilanggar privasinya? Semua kita punya data pribadi atau ruang privasi yang tak ingin dilihat oleh orang lain. Ingat, saat privasi seseorang dilanggar, pasti ia akan bereaksi sangat marah dan menyebutnya sebagai suatu kesalahan yang sulit untuk dimaafkan.

Tak ada orang yang ingin privasi mereka dilanggar baik dalam kehidupan nyata maupun online. Maka sebagai sebuah ingatan bersama untuk kita untuk saling memahami dan menjaga privasi di antara kita.