Persiapan menyambut bulan Ramadan!

Puasa 12 Apr 2021 Sanak
Terbaru oleh Sanak
Persiapan menyambut bulan Ramadan!
Persiapan menyambut bulan Ramadan! © Felix Denny Wahyudhy | Dreamstime.com

Bulan Ramadan selalu dinantikan oleh umat Islam. Selain karena kencangnya perputaran roda perekonomian, bulan ini salah satu sarana menjadi orang yang bertaqwa.

Tentu untuk tujuan akhirat ini, seorang muslim harus mempersiapkan diri. Apa saja yang dilakukan?

Beberapa persiapan menyambut bulan Ramadan

Berikut beberapa tuntunan syariat yang telah diajarkan Nabi Muhammad Shallalahu ‘alaihi wasallam.

Pertama, berdoa kepada Allah Taala

Doa adalah senjata orang yang bertaqwa. Hal itu karena ia menggantungkan harap dan pintanya hanya kepada Allah Ta’ala. Maka ketika ingin dipertemukan dengan bulan Ramadan, berdoalah. Sebagaimana yang telah disabdakan Rasulullah SAW.

“Ya Allah, berkatilah kami di bulan Rajab dan Syakban, dan pertemukanlah kami dengan Ramadan.”

Para ulama salafusshalih telah terlebih dahulu menerapkan hadis ini. Bahkan enam bulan sebelum Ramadan mereka telah berdoa untuk dipertemukan dengan Ramadan dan enam bulan setelah bulan suci ini  mereka berdoa agar puasanya diterima Allah SWT.

Kedua, persiapan keilmuan

Menuntut ilmu agama yang berkaitan dengan ibadah hukumnya wajib bagi setiap individu muslim. Termasuk di dalamnya mengetahui tuntunan puasa Ramadan. Karena Allah SWT hanya menerima ibadah yang benar, sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad SAW.

Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah berkata, ”Orang yang berilmu mengetahui tingkatan-tingkatan ibadah, perusak-perusak amal, dan hal-hal yang menyempurnakannya dan apa-apa yang menguranginya.”

Suatu ibadah tanpa dilandasi ilmu, maka kerusakannya akan lebih banyak daripada kebaikannya. Sehingga menjelang Ramadhan ini sudah sepatutnya kita untuk mempersiapkan diri dengan membaca kitab/buku mengenai Fiqh Puasa dan ibadah-ibadah yang berkaitan dengan Ramadan seperti salat tarawih, tadarus Al-Quran, i’tikaf dan lainnya.

Ketiga, persiapan jiwa

Persiapan jiwa ini penting dilakukan, agar secara psikis kita sudah siap untuk beribadah dengan maksimal dan optimal pada bulan Ramadan. Caranya, dengan memperbanyak puasa sunnah di bulan Syakban.

Ummul Mukminin, Aisyah r.a berkata:

“Aku belum pernah melihat Nabi SAW berpuasa sebulan penuh kecuali bulan Ramadan, dan aku belum pernah melihat Nabi SAW berpuasa (sunnah) sebanyak yang ia lakukan di bulan Sya’ban. ”

(Hadis riwayat Muslim)

Selain puasa sunnah, kita juga bisa membiasakan diri untuk melakukan salat-salat sunnah dan memperbanyak membaca Al-Quran sebelum kedatangan Ramadan sehingga kita terbiasa melakukannya.

Keempat, persiapan fisik

Persiapan fisik dimaksudkan agar kita  tetap sehat dan kuat di bulan Ramadan.  Kesehatan merupakan modal utama dalam beribadah. Bila kita sehat, maka kita dapat melakukan ibadah dengan baik. Namun bila kita sakit, maka ibadah akan terganggu.

Dalam sebuah petikan hadis, Rasulullah SAW mengatakan agar kita mempergunakan waktu sehat sebelum datang waktu sakit. Maka, untuk meyambut Ramadan kita harus menjaga kesehatan dan stamina.

Caranya dengan menjaga pola makan yang sehat dan bergizi, serta istirahat yang cukup.

Kelima, persiapan dana

Pada bulan Ramadan, amalan akan dilipatgandakan. Maka setiap muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh seperti infaq, sedekah dan ifthar (memberi bukaan).

Orang yang berdonasi memberi makanan perbukaan, akan mendapatkan pahala sedekah dan pahala puasa orang yang dia beri tersebut.

Semoga kita bisa mengamalkannya, sebelum Ramadan menyapa. Taqabalallahu minna wa minkum.