Pertarungan antara manusia dan setan

dreamstime_s_85134793
Pertarungan antara manusia dan setan © - Dreamstime.com

Pertarungan antara manusia dan setan adalah pertarungan yang berlangsung sepanjang sejarah kemanusiaan. Genderang perang yang dikobarkan iblis terhadap manusia dimulai sejak penciptaan manusia pertama, Adam alaihis-salam.

Allah SWT telah menyuruh para malaikat bersujud kepada-Nya, dan segenap malaikat tunduk atas perintah Allah tersebut. Akan tetapi, perintah ini ditentang oleh iblis karena kesombongan dan pembangkangannya. Kesombongan iblis itu berlandaskan atas keyakinan mereka terhadap logika asal penciptaan: bahwa ia diciptakan dari api, sedangkan Adam a.s terbuat dari tanah.

Kesombongan dan menyesatkan anak-anak Adam a.s

Akibat kesombongan dan pembangkangan iblis atas perintah Rabb-nya, maka ia diusir dari komunitas malaikat dan dikeluarkan dari surga. Akan tetapi, ia mendapatkan beberapa kompensasi dan jaminan. Pertama, usia hidupnya diperpanjang sampai Kiamat.

Kedua, ia diberi kebebasan untuk menggoda dan menyesatkan Adam a.s beserta anak cucunya. Maka, sejak saat itulah iblis merancang strategi dan menyiapkan segala perangkap serta sarananya, baik infrastruktur maupun konstitusi-konstitusinya yang merupakan juklak. Hal itu diperuntukkan  bagi setan-setan, yakni balatentara iblis untuk melakukan operasi penyesatan dan penggodaan terhadap Adam dan anak cucunya.

Adapun keberhasilan pertama yang diraih iblis dan balatentaranya adalah mengeluarkan Adam dan istrinya, Hawa, dari surga, dan mereka diturunkan Allah SWT ke bumi. Sejak saat itu, dimulailah pertarungan babak baru antara umat manusia dengan tentara-tentara iblis, yaitu setan-setan, dengan pertempuran yang lebih dahsyat dan frontal.

Allah telah menyatakan dalam firman-Nya:

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin- pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.”

(Surah al-A’raaf 7:27)

Pertarungan antara manusia dan setan

Pertarungan manusia melawan setan tidak akan berhenti sampai ajal menjemputnya. Setan adalah musuh abadi dalam kehidupan yang fana ini. Maka seharusnya kita sebagai manusia tidak boleh lengah dan tertipu dari jebakan-jebakan yang ditebar oleh setan di setiap lini kehidupan.

Rasulullah SAW bersabda:

“….sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hambaKu dalam keadaan lurus semuanya, mereka didatangi oleh setan lalu dijauhkan dari agama mereka, setan mengharamkan yang Aku halalkan pada mereka dan memerintahkan mereka agar menyekutukanKu yang tidak Aku turunkan kuasanya.’…”

(Hadis riwayat Al-Bukhari)