Pesawat udara Sriwijaya Air hilang kontak, dikabarkan jatuh sekitar Kepulauan Seribu

Asia Bayu RI
Terbaru oleh Bayu RI
Pesawat Sriwijaya Air kehilangan kontak, dikabarkan jatuh sekitar kepulauan Seribu
Pesawat udara Sriwijaya Air hilang kontak, dikabarkan jatuh sekitar Kepulauan Seribu © twitter.com/SriwijayaAir

Dunia penerbangan tanah air kembali berduka. Telah terjadi lost contact  pesawat udara Sriwijaya Air  SJY 182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak, terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 Sabtu (9/01/2021).

Pesawat udara Sriwijaya Air hilang kontak

Berdasarkan data dari situs pemantau penerbangan, Flightradar24; pesawat Sriwijaya Air lepas landas pada pukul 14.30 WIB dari bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta. Sekitar 10 menit mengudara, pesawat Sriwijaya Air kehilangan kontak dan diperkirakan saat kehilangan kontak pesawat berada sekitar Laut Jawa Kepulauan Seribu.

Kapten Eko, Komandan Kapal Trisula Kemenhub menyampaikan bahwa informasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air terjadi di sekitar Kepulauan Seribu. Dikabarkan oleh seorang nelayan yang menyaksikan langsung peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut.

Diawali dengan suara ledakan di udara dan menyaksikan dari jarak jauh pesawat jatuh ke dalam laut. Penelusuran di sekitar lokasi kejadian oleh Basarnas dan Kemenhub menemukan serpihan-serpihan pesawat Sriwijaya Air seperti kabel, jok, serta serpihan yang diduga daging manusia, baju dan rambut.

Manajemen Sriwijaya Air masih terus melakukan komunikasi dan investigasi bersama Basarnas dan Kementerian Perhubungan terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.  Menurut data dari manajemen, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 membawa 62 orang penumpang. Terdiri dari kru pesawat, penumpang dewasa, anak-anak dan bayi.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih mengupayakan mencari pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jakarta-Pontianak yang hilang. Basarnas mencari pesawat di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta.

Investigasi yang mendalam harus segera dilakukan

Meskipun belum ditemukan bangkai pesawat Sriwijaya Air, namun beberapa benda yang menunjukkan identik dengan serpihan pesawat sudah banyak ditemukan oleh nelayan sekitar.

Investigasi dari tim yang turun ke lapangan juga menemukan benda-benda yang menjadi bukti awal dalam mencari posisi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut.

Manajemen Sriwijaya Air saat ini telah mendirikan posko Crisis Center Sriwijaya Air di Bandara Soekarno Hatta. Keluarga dan kerabat penumpang pesawat Sriwijaya Air sudah mulai mendatangi dan mencari informasi terkait keluarga mereka yang termasuk dalam penumpang Sriwijaya Air yang  jatuh.

Isak tangis, harapan dan doa dari keluarga korban  penumpang pesawat Sriwijaya Air mengiringi pencarian titik lokasi jatuhnya pesawat tersebut. Di tengah suasana pandemi virus corona yang belum mereda, musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya kembali terjadi. Tentu tidak ada yang mengharapkan ini terjadi.

Investigasi yang mendalam harus segera dilakukan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Moga bisa terjawab penyebab terjadinya musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Apalagi maskapai penerbangan tanah air seperti Garuda Indonesia cukup banyak menggunakan jenis pesawat Boeing 737-500 seperti pesawat Sriwijaya Air yang jatuh semalam.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.