Privasi karyawan, tanggung jawab perusahaan

Keamanan 31 Jan 2021 Kkartika Sustry
Opini oleh Kkartika Sustry
Privasi karyawan, tanggung jawab perusahaan
Privasi karyawan, tanggung jawab perusahaan © Pressmaster | Dreamstime.com

Sebuah perusahaan tentu memiliki kerahasiaan yang mesti dijaga secara bersama, baik dengan para pengurus inti perusahaan tersebut maupun secara umum semua warga yang terlibat dalam sebuah perusahaan.

Rahasia sebuah perusahaan yang mesti dijaga mulai dari proses bisnis, produk, keuntungan dan yang tak kalah penting yaitu perihal privasi data para karyawan. Administrasi data sebuah perusahaan yang belum tertib, mungkin terlihat spele dan tidak berguna.

Privasi data bukan hanya perihal sosial

Namun, perusahaan bertanggung jawab untuk menjaga privasi data para karyawan agar terhindar dari oknum yang salah. Privasi data karyawan bukan hanya terkait perihal sosial tetapi bisa berupa nomor telepon, identitas KTP, nomor rekening, posisi jabatan, latar belakang pendidikan, dan latar belakang keluarga.

Hal ini pula patut dijaga oleh pihak perusahaan karena setiap orang berhak mendapatkan keamanan data. Allah SWT berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan perempuan) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam sehari) yaitu: sebelum sholat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah Isya’ (itulah) tiga aurat bagi kamu, tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain tiga waktu tersebut…”

(Quran surah an-Nur, ayat 58)

Ayat tersebut diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah SAW. Ketika itu ada seorang sahabat yang mengadu kepada Rasul. Ketika di rumah seorang anak melihat ia di kamar sedang ia tidak nyaman dengan perlakuan tersebut.

Maka turunlah ayat ini agar kita selalu mengajarkan kepada anak-anak dan orang terdekat bahwa setiap kita memiliki privasi yang harus dihormati. Terlepas dari penjagaan atas aib seseorang kita tidak berhak menceritakan kepada orang lain.

Privasi karyawan, tanggung jawab perusahaan

Di era saat ini yang serba digital, pencurian data sering kali terjadi. Maka dari itu, penting sekali perusahaan untuk menjaga keamanan data para karyawan agar terhindar dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab yang berakibat pada manipulasi data, penipuan dan pencurian.

Contoh kecil saja ketika seseorang meminta nomor kontak saudara kita. Maka, hendaklah kita meminta izin saudara sebelum memberikan nomor tersebut, karena hal tersebut bagian dari privasi.

Tidak bisa dipungkiri, jika terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap saudara tersebut disebabkan kontak yang kita sebar tanpa seizinnya. Maka itu bagian dari melanggar privasi.

Privasi seorang karyawan mesti dijaga oleh pimpinan dan perusahaan. Seorang pemimpin bertanggung jawab atas karyawan, terkhusus perihal privasi data. Maka perlu kehati-hatian dalam memberikan tanggung jawab kepada pihak HRD dan tim administrasi, agar terhindari kelalaian data yang berakibat merugikan para karyawan.