Proses penciptaan manusia – ternyata Al-Quran akurat memberitakan

Al-Quran Sanak
Terbaru oleh Sanak
Proses penciptaan manusia - ternyata Al-Quran akurat memberitakan
Proses penciptaan manusia - ternyata Al-Quran akurat memberitakan © Chernetskaya | Dreamstime.com

Di dalam Al-Quran akan banyak didapatkan ayat-ayat yang menerangkan proses penciptaan manusia. Sebagai wahyu Ilahi, apapun yang ada di dalamnya pastilah benar dan tak terbantahkan.

Setetes mani

Dalam surah Al-Qiyamah ayat 37, diterangkan bahwa manusia dahulunya berasal dari setetes mani yang ditumpahkan ke dalam rahim. Ilmu pengetahuan modern menyebutnya sperma dan sel telur.

Cairan yang disebut mani itu tidak hanya mengandung sperma saja, di dalamnya terdapat campuran berbagai cairan yang memiliki fungsi masing-masing. Ada yang berfungsi sebagai energi, menetralkan asam, dan melicinkan lingkungan sehingga memudahkan pergerakan.

Fakta mani yang bercampur ini juga terdapat dalam Al-Quran surah Al-Insan, ayat 2.

“Sesungguhnya kami menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan ia mendengar dan melihat.”

Segumpal darah

Setelah sperma membuahi sel telur, maka intisari bayi mulai terbentuk. Sel tunggal yang disebut zigot ini akan membelah diri kemudian membentuk segumpal daging. Fase perkembangan bayi ini disebutkan dalam Al-Quran pada surah Al-‘Alaq, ayat 2.

“Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.”

Selain bermakna segumpal darah, kata “’Alaq” dalam ayat di atas juga berarti makhluk penghisap darah seperti lintah. Secara harfiah, makna ini sesuai dengan kenyataan, karena zigot menempel dan menghisap darah pada dinding rahim untuk makanannya.

Daging membalut tulang

Informasi lengkap tentang tahapan pembentukan manusia di dalam rahim dijelaskan dalam Al-Quran, surah Al-Mukminun, ayat 14. Dari mani hingga segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging.

Daging tersebut menjadi tulang belulang kemudian dibalut lagi dengan daging. Setelah itu terbentuklah manusia sempurna. Setelah diteliti, proses ini terjadi pada minggu ketujuh hingga minggu kedepalan.

Dalam tahapan ini, bayi sudah menyerupai manusia, baik wajah, kaki, dan tangannya. Semua organ telah tampak meskipun awalnya hanya sepanjang 3 cm. perkembangan bayi akan berlangsung selama 30 minggu hingga ia dilahirkan.

Fase perkembangan bayi sudah bisa diketahui dengan alat-alat canggih sekarang ini. Sebelum alat tersebut ditemukan, ternyata Al-Quran sudah sangat akurat memberitakan. Maa Syaa Allah, sungguh Al-Quran adalah Firman Tuhan.