Puasa: beberapa contoh yang dibolehkan dan yang membatalkan

Puasa Tholhah Nuhin
Terbaru oleh Tholhah Nuhin
Puasa: beberapa contoh yang dibolehkan dan yang membatalkan
Puasa: beberapa contoh yang dibolehkan dan yang membatalkan © Kingmaphotos | Dreamstime.com

Dalam hal puasa, baik puasa wajib seperti di bulan Ramadan ini, atau puasa sunnah, tentunya ada banyak hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berpuasa. Mungkin ada yang tidak begitu jelas atau sesuatu yang perlu diperingatkan bagi umat Islam.

Mari kita segarkan pengetahuan kita tentang topik ini dengan melihat beberapa contoh berlandaskan hadis Nabi Muhammad SAW.

Apa yang dibolehkan saat berpuasa?

Berendam dan mengguyur kepala

“…Abu Bakr berkata; telah berkata orang yang telah menceritakan kepadaku; sungguh aku telah melihat Rasulullah SAW di Al ‘Arj menuangkan air ke kepalanya karena haus atau panas, sementara beliau sedang berpuasa.”

(Hadis riwayat Imam Abu Dawud)

Memakai celak dan obat cair dalam mata

Imam Bukhari dalam kitab Shahihnya mengatakan:

“Anas r.a, Hasan dan Ibrahim berpendapat, memakai celak dan sejenisnya itu diperbolehkan untuk orang yang berpuasa. “

Mencium istri bagi yang mampu mengendalikan nafsu

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mencium dan mencumbu (isteri-isteri Baginda) padahal Baginda sedang berpuasa. Dan Baginda adalah orang yang paling mampu mengendalikan nafsunya dibandingkan kalian.”

(Hadis riwayat Bukhari)

Bekam

Dari Ibnu ‘Abbas r.a :

“Nabi Muhammad SAW berbekam ketika sedang berpuasa.”

(Hadis riwayat Bukhari)

Makan, minum dan bersetubuh sampai Subuh

“Rasulullah pernah memasuki waktu fajar di bulan Ramadan. Sedang beliau dalam keadaan junub, bukan karena mimpi. Maka mandilah beliau dan kemudian terus berpuasa (hari itu).”

(Hadis riwayat Muslim, dari Aisyah r.a)

Akan tetapi berhenti sebelum Subuh lebih baik untuk kehati-hatian. Dan diperbolehkan mandi junub pada waktu Subuh.

Perkara yang membatalkan puasa

Masuknya sesuatu ke dalam lubang tubuh secara sengaja

Yaitu melalui lubang-lubang yang memiliki saluran khusus dengannya seperti mulut, hidung, telinga, vagina dan lain-lain. Namun, jika tidak disengajakan maka ini diperbolehkan. Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Siapa yang makan dan minum karena lupa, sedangkan ia puasa, maka hendaklah diteruskannya puasanya itu, karena Allah telah memberinya makan dan minum.”

(Hadis riwayat Imam Al-Bukhari)

Keluarnya mani (sperma) akibat ciuman dan sentuhan

“Allah berfirman, Puasa itu milik-Ku, Aku sendiri yang akan membalasnya. Orang yang puasa meninggalkan syahwatnya, makan minumnya karena-Ku.”

(Hadis riwayat Bukhari, Muslim dan yang lainnya)

Berbeda pendapat di kalangan ulama, bila keluarnya karena pandangan dan menghayal saja. Karena hal ini diqiaskan dengan orang yang keluarnya sperma dalam mimpi.

Sengaja muntah

Dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa yang muntah, maka tidak wajib baginya untuk mengkada puasanya, namun bagi siapa yang muntah dengan sengaja, maka wajib baginya untuk mengkada puasanya.”

(Hadis riwayat At-Tirmidzi)

Haid

Darah haid yang keluar dari kemaluan perempuan, apabila keluar di saat seorang perempuan sedang menjalankan ibadah puasa maka puasanya batal. Hadis di bawah ini terkait dengan wanita yang sedang menjalani puasa lalu ia mengeluarkan darah haid.

“Kami (kaum perempuan) diperintahkan untuk mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti salat yang ditinggalkan.”

(Hadis riwayat Muslim, sahih)

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.