Puasa Nabi Daud a.s

Puasa 26 Feb 2021 Muhammad Walidin
Pilihan oleh Muhammad Walidin
Puasa Nabi Daud a.s
Puasa Nabi Daud a.s © Jeka84 | Dreamstime.com

Nabi Daud a.s merupakan keturunan ke-14 Nabi Ibrahim. Ia adalah Nabi yang diutus kepada bangsa Israel sepeninggal Nabi Musa a.s dan Harun a.s.

Sejak kecil Nabi Daud a.s telah dibekali dengan keberanian dan keperkasaan.

Mengingat kembali Nabi Daud a.s

Pada umur 16 tahun, Nabi Daud a.s mengalahkan Jalut dengan senjata ketapel (Quran suarah al-Baqarah, ayat 125). Ia menjadi karib dari Raja Thalut, dan kelak menggantikannya sebagai raja dengan berbagai karunia dari Allah Taala.

Di antara keistimewaan Nabi Daud a.s dapat diterangkan sebagai berikut. Kerajaan Nabi Daud adalah kerajaan terkuat di dunia saat itu dengan kekuatan armada 40.000 pasukan.

Suara Nabi Daud a.s sangatlah merdu hingga membuat burung-burung bertasbih memuji Allah SWT bersama nabi Daud. Ia juga dikarunia kemampuan berkomunikasi dengan binatang.

Kemampuan ini akhirnya juga dimilki oleh anaknya, Nabi Sulaiman a.s. Ia jugalah nabi pertama yang menanyakan kiblat kepada Allah Taala. Akhirnya ia membangun baitul Maqdis atas perintah Allah sebagai kiblat pertama.

Apakah puasa Nabi Daud?

Puasa Nabi Daud merupakan puasa sunah. Artinya, barang siapa yang melaksanakannya ia mendapat pahala. Bila tidak dikerjakan, tidak pula mendapatkan dosa. Walaupun berstatus puasa sunnah, puasa Nabi Daud a.s ini diyakini puasa terbaik setelah puasa Ramadan.

Bila puasa Ramadan dilakukan dalam masa sebulan, maka puasa Nabi Daud a.s dilakukan sepanjang tahun. Polanya adalah sehari berpuasa dan sehari berbuka. Adapun waktunya tetap dari matahari terbit hingga matarhari terbenam.

Definisi puasa Nabi Daud a.s ini dapat dilihat dari hadis riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abdullah bin Amru r.a, Nabi Muhammad SAW bersada:

“Sesungguhnya puasa  (sunnah) yang paling utama adalah puasa nabi Daud. Ia berpuasa sehari dan berbuka sehari.”

Sejarah Puasa Nabi Daud a.s

Disebutkan saat Nabi Daud r.a mejadi raja, ia menyukai seorang perempuan bersuami. Untuk mendapatkan perempuan itu, Daud memerintahkan suami perempuan itu pergi ke medan perang hingga gugur.

Daud a.s segera menikahi wanita tersebut. Namun, ia dihinggapi rasa bersalah yang tiada habis. Ia bertobat pada Allah Taala dengan cara berpuasa sehari dan berbuka sehari.

Ia juga tidur di pertengahan malam, bangun di pertiga malam untuk salat dan tidur kembali di perenam malam. Bentuk pertobatan Daud a.s sang raja yang rendah hati ini sangat disukai oleh Allah SWT. Nabi Muhammad SAW menceritakan hal ini dalam hadis:

“Salat yang paling dicintai Allah adalah salat Daud. Dan puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Daud. Daud tidur separuh malam dan bangun pada sepertiganya, dan tidur lagi seperenamnya. Ia juga puasa sehari dan berbuka sehari.”

(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Manfaat Puasa Nabi Daud

Puasa Nabi Daud a.s memiliki banyak manfaat, baik secara fisik maupun psikis. Secara fisik, puasa ini mendatangkan kesehatan sebagaimana telah dibuktikan dalam dunia medis. Puasa mendatangkan kondisi autophagy. Saat tersebut sel-sel mati dibuang dan sel-sel rusak diremajakan.

Adapun manfaat secara psikis/spiritual bahwa puasa Nabi Daud a.s mencerminkan ketakwaan yang tinggi kepada Allah SWT. Melakukan puasa ini secara konsisten juga melatih keistiqomahan kita dalam menjalankan perintah Allah.

Di samping itu, puasa Nabi Daud a.s dapat dijadikan perantara  terkabulnya doa. Hal ini mengingat bahwa Allah Taala sengat mencintai orang yang melakukannya. Bila dicintai Allah, maka apa saja yang dipinta, niscaya Allah akan kabulkan.