Puasa tapi lupa Sahur, bolehkah?

Islam untuk Pemula Merry Lestari
Merry Lestari
Puasa tapi lupa Sahur, bolehkah?
Puasa tapi lupa Sahur, bolehkah? © Ruslee Yaena | Dreamstime.com

Memasuki bulan suci Ramadan, kita sebagai umat muslim tentu tidak akan lepas dari berbagai kegiatan rutin selama Ramadan, salah satunya yaitu sahur.

Pada bulan Ramadan, umat muslim diwajibkan berpuasa di siang hari selama satu bulan penuh. Sehingga momen bersahur dan berbuka menjadi saat yang sangat penting dalam mencuki asupan energi untuk persiapan puasa di esok harinya.

Namun tak jarang pula sebagian dari kita yang melewatkan waktu sahur karena terlambat bangun, atau memang tidak terbangun ketika sahur. Sebagian ada yang menjadikan alasan tersebut untuk tidak berpuasa. Namun, ada juga yang tetap melanjutkan puasanya meski melewatkan waktu sahur.

Hukum makan sahur

Kegiatan makan sahur merupakan salah satu kegiatan pelengkap di bulan Ramadan bagi umat muslim. Makan sahur dilakukan sebelum memasuki waktu subuh tiba, dengan tujuan agar tubuh tidak terlalu merasa lemas dan kekurangan energi ketika puasa.

Lalu bagaimana hukum makan sahur sendiri? Allah SWT. berfirman dalam Al Quran surah Al Baqarah, ayat 187, yang berbunyi:

“Dan makan serta minumlah kamu sehingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”

(Surah Al-Baqarah, ayat 187)

Selain itu, salah satu hadis juga menyatakan bahwa:

“Bersahurlah, karena dalam sahur itu ada berkah!”

(Muttafaq alaihi, dari Anas)

Perintah untuk makan sahur sebelum berpuasa

Kedua nash tersebut secara jelas menunjukkan perintah untuk makan sahur sebelum berpuasa. Namun, berdasarkan praktek yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya, para ulama mujtahid (yang berijtihad menentukan hukum) sepakat bahwa perintah tersebut kadarnya adalah sunnah, bukan wajib.

Hal tersebut juga didukung oleh banyaknya hadis lain yang menerangkan tentang berbagai keutamaan ibadah makan sahur. Antara lain yaitu membawa berkah dan mengundang rahmat Allah SWT, didoakan para malaikat serta dapat menguatkan tubuh.

Sehingga dengan demikian, makan sahur bukanlah merupakan syarat sahnya puasa. Karena ketika kita tidak melaksanakannya pun tidak apa-apa, kita tetap dapat melaksanakan puasa meski melewatkan waktu makan sahur.