Rajab, bulan mendidik akhlak mulia

Islam untuk Pemula Roni Haldi Alimi
Terbaru oleh Roni Haldi Alimi
Rajab, bulan mendidik akhlak mulia
Rajab, bulan mendidik akhlak mulia © Kertu Saarits | Dreamstime.com

‘Rajab, bulan mendidik akhlak mulia’ – bulan Rajab adalah sebaik-baik bulan untuk berpindah beralih dari kubangan keburukan dan dosa, ke lembah penuh kebaikan dan pahala. Pindah dari akhlak madzmumah kepada akhlak mahmudah.

Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitabnya Lathaiful al-Ma’arif pernah berpesan:

“Putihkanlah lembaran hitammu di bulan rajab dengan amal baik dari api neraka yang melalap semua amal kebaikan.”

Beralih dari sosok yang beretika kepada sosok yang santun berakhlak mulia. Berubah dari pribadi pembenci kepada pribadi penyayang dengan sesama.

Pentingnya akhlak mulia

Salah satu misi diutusnya Rasulullah Shallahu alaihi wasallam oleh Allah SWT ke dunia adalah memperbaiki akhlak manusia.

Rasulullah shallahu alaihi wassallam pernah bersabda:

“Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”

(Hadis riwayat Baihaqi)

Islam adalah agama yang sanagt mengutamakan akhlak yang mulia. Akhlak mulia diposisikan penting karena berkaitan langsung dengan kebiasaan keseharian seseorang.

Akhlak mulia dituntut selalu menghiasi kepribadian seorang muslim. Dan akhlak mulia itu merupakan pancaran keimanan seorang muslim.

Pengertian akhlak mulia

Bagaimana sebenarnya pengertian akhlak mulia? Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin member pengertian akhlak adalah prilaku kejiwaan yang merupakan sumber segaa tindak tanduk perbuatan seseorang secara spontan tanpa dibuat diadakan.

Prilaku kejiwaan yang melahirkan perbuatan terpuji, disebut akhlak mulia. Dan sebaliknya prilaku kejiwaan yang menimbulkan perbuatan tercela, disebut akhlak tercela.

Akhlak walaupun melekat dengan kebiasaan prilaku hidup, cenderung bisa mengalami perubahan dan bisa diperbaiki. Karena hati manusia bisa saja berbolak-balik.

Maka dari itu diperlukan pembinaan terhadap jiwa agar hati memiliki ketetapan dalan kebaikan yang tercermin pada akhlak yang mulia.

Rajab adalah bulan tepat mendidik akhlak mulia

Setiap kita harus miliki usaha mendidik keluarga agar terhindar dari akhlak tercela. Karena Allah SWT telah mengingatkan kepada kita agar menjaga keluarga dari api neraka.

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu-batuan.”

(Quran surah at-Tahrim, ayat 6)

Adapun langkah upaya menjaga dari api neraka di bulan rajab ini adalah:

Pertama: Ciptakan lingkungan yang baik dengan berteman dengan orang yang baik. Karena kebaikan biasanya bisa membekas berpengaruh terhadap orang yang ada didekatnya.

Kedua: Biasakan membawa anak dan keluarga ke mesjid. Karena mesjid adalah sebaik-baik tempat di dunia. Jika mereka terbiasa di mesjid maka kebaikan akan mudah  dilaksanakan.

Ketiga: Dekatkan keluarga dengan majelis ilmu. Karena orang yang berilmu biasanya lebih takut melakukan kesalahan dan dosa.

Dengan hadirnya bulan Rajab yang tepat kita jadikan sebagai madrasah awal untuk mendidik keluarga menuju akhlak mulia sebelum hadirnya bulan penuh ampunan, Ramadan yang mulia.

Rajab menghentakkan kesadaran kita agar segera bangun dari kesibukan dunia sebelum datangnya bulan mulia yang dirindui oleh semua manusia.