Rajab dan amalannya

Puasa Kkartika Sustry
Terbaru oleh Kkartika Sustry
Rajab dan amalannya
Rajab dan amalannya © Paulus Rusyanto | Dreamstime.com

Bulan mulia yang dinanti para umat muslim salah satunya bulan Rajab. Dialah salah satu bulan yang dirindukan karena pahala yang didapatkan setiap hamba yang memperbanyak amal ibadah di bulan ini.

Rajab merupakan dua bulan sebelum momen bulan mulia yaitu Ramadan, sehingga para mukmin akan bersuka cita dalam menyambutnya. 1 Rajab 1442 Hijriah jatuh pada tanggal 13 Februari 2021 lalu, masih tidak sampai pertengahan bulan. Maka menjadi awal yang baik untuk memperbanyak amalan pada bulan mulia ini.

Rajab dan amalannya

Rasulullah SAW tidak menyia-nyiakan setiap kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat melalui amalan-amalan yang hasanah. Demikian itu tidak lain agar semakin dekat kepada Allah SWT dan mengharapkan rida juga pengampunan dari sang Maha Pencipta.

Bagi umat muslim dan sebagai bukti cinta kepada Rasulullah SAW, maka patutlah untuk mencontoh dan meneladani sunah yang dilakukan Baginda karena dengan begitulah kita bisa meraih keberkahan dan pahala dari Allah Taala.

Adapun amalan-amalan yang bisa dilakukan pada bulan Rajab yaitu:

Puasa

Rasulullah SAW selalu memperbanyak amal pada bulan haram salah satunya bulan Rajab. Sebagaimana dikatakan dalam hadis yang diriwayatkan Ahmad bin Hanbal dalam kitab Musnad, Rasulullah SAW bersabda:

“Berpuasalah engkau di bulan-bulan haram.”

Bulan yang diharamkan untuk berperang ini pula dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh salah satunya puasa. Maka Rasulullah SAW berpuasa Senin Kamis, atau puasa Daud a.s (berselang seling harinya), yang demikian itu menambah pahala.

Perbanyak Istighfar

Mendawamkan kalimat toyibbah salah satunya yaitu beristighfar menjadi perilaku hasanah sehingga mempengaruhi diri agar selalu awas diri dan menyadari apa yang telah diperbuat setiap hari.

Maka dengan berdzikir dan mengingat Allah Taala merupakan upaya dalam memikat cinta dan memohon pengampunan dari-Nya atas semua kesalahan kita. Apalagi di bulan yang mulia ini memperbanyak istighfar tentu menjadi ritual membersihkan diri, menyucikan hati dan mendamaikan jiwa.

Bersedekah

Bersedekah dan melakukan amal menjemput berkah dan menolak bahaya, juga memperlancar rezeki. Namun yang paling utama ialah mendapatkan pahala dan keridaan Allah Taala. Dengan memperbanyak sedekah pula di bulan Rajab yaitu mengumpulkan amal saleh, agar terbiasa dengan rutinitas yang benar, selalu di jalan Allah SWT.

Di bulan Rajab ini, bersedekah dan beramallah dengan niat untuk menyenangkan Allah Taala. Bersikap sopan, memberi makan orang lain dan membantu seseorang yang memerlukan pertolongan adalah semua bentuk sedekah bukan uang yang diajarkan kepada kita oleh Rasulullah SAW.

Mempererat silaturahmi dan meminta maaf

Menyambut bulan suci Ramadan yang didahului bulan Rajab dan Syakban inilah mengajak umat muslim untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan beramal shaleh. Ketika kita memperbaiki diri dengan tujuan mengharapkan pengampunan dari Allah SWT, hal yang dilakukan yaitu mendamwamkan istighfar.

Tetapi selama masih hidup di dunia fana tentu ada hubungan yang harus dijaga dan hati yang diperhatikan agar terlepas dari penyakit hati yang mengakibatkan dosa. Oleh karena itu, di bulan Rajab ini pula mari mempererat silaturahmi dan memaafkan kesalahan orang lain agar menjadi manusia yang kembali suci.

Meminta maaf merupakan perbuatan yang mulia, dan berani menyadari kesalahan sendiri. Oleh karena itu, saling memaafkan sesama saudara, insya Allah memudahkan untuk mendapat pengampunan dari Allah Taala.