Rajab telah hadir, tunaikan puasa sunah Rajab

Acara Adea Ghafar
Pilihan
Rajab telah hadir, tunaikan puasa sunah Rajab
Rajab telah hadir, tunaikan puasa sunah Rajab © Scottwylie | Dreamstime.com

Tak terasa kini umat muslim telah hampir memasuki hari ke-10 bulan Rajab, jika dalam perhitungan kalender tahun Hijriah. Bulan Rajab adalah bulan ketujuh dari tahun Hijriah, dengan jumlah hari sebanyak 30 hari di dalam satu bulannya.

Di mana saat dianjurkan untuk memperbanyak segala amalan di dalam bulan ini, salah satunya dengan cara melakukan kegiatan puasa sunah Rajab.

Rajab telah hadir, tunaikan puasa sunah Rajab

Kegiatan puasa pada bulan ini pun dikenal sebagai puasa Rajab. Puasa Rajab adalah puasa sunah yang dilaksanakan hanya pada bulan Rajab saja. Nabi Muhammad SAW sendiri sudah menganjurkan para umatnya untuk memperbanyak puasa di bulan ini.

Oleh sebab itu, puasa ini dianjurkan untuk dilakukan serta diperbolehkan dalam melakukannya tanpa adanya batasan waktu. Selain itu, juga tidak ada larangan akan puasa di dalam bulan ini. Sehingga umat muslim bebas dan diizinkan untuk melaksanakan puasa sebanyak-banyaknya, semampu yang dia bisa.

Maka, dengan begitu momen seperti ini pun pas untuk kita dalam berlomba-lomba melakukan kebaikan serta beramal yang bisa kita tabung untuk masa kita di akhirat nantinya.

Menurut sumber lainnya, Rasulullah SAW pun mengawali bulan Rajab dengan melakukan puasa. Selain itu, puasa Rajab juga boleh dilakukan di hari lainnya, dan tidak ada batasan sama sekali.

Selain itu juga, banyak sekali yang menafsirkan bahwa dianjurkan untuk melakukan puasa selama 10 hari di awal bulan. Meskipun begitu, anjuran ini belum terlalu dianggap sahih sehingga kebenarannya pun masih diragukan.

Walaupun begitu, hal itu tidaklah disalahkan. Dengan demikian, jika ingin mengikuti anjuran tersebut pun tak mengapa. Sebab, sampai saat ini belum ada anjuran pasti yang menentukan atau batasan yang ditentukan dalam puasa Rajab dengan hukum yang sahih.

Jangan ragu, segera lakukan puasa Rajab

Perlu diketahui bahwa berpuasa di bulan Rajab ini merupakan seperti puasa-puasa sunah yang lainnya. Saat akan menjalankan puasa, nantinya bisa diawali dengan niat yang dapat diucapkan secara lisan atau diungkapkan di dalam hati saja pada malam harinya sebelum berpuasa, saat sahur, atau di pagi harinya pada hari puasa.

Setelah berniat, selanjutnya tahan segala macam hawa nafsu, serta lapar dan haus mulai dari terbitnya matahari hingga tenggelamnya matahari. Ada beberapa alasan dan keutamaan dalam menjalankan puasa Rajab ini, salah satu di antaranya adalah akan mendapatkan manisnya hidangan Surga kelak.

Terdapat sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya di Surga terdappat sungai berwarna Rajab, warnanya lebih putih daripada susu, dan rasanya lebih manis daripada madu. Barangsiapa yang melakukan puasa satu hari di bulan Rajab, maka nantinya akan diberi minum oleh Allah dari sungai tersebut.”

Hadis ini dianggap sangat sahih karena merupakan riwayat langsung dari Imam Bukhari dan Imam Muslim. Sebagai catatan, sebagian besar hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim sebagian besar sahih, dan tidak perlu lagi diragukan lagi akan hadisnya.

Dengan telah mengetahui keutamaan dalam menjalankannya, maka jangan ragu lagi untuk segera melakukan puasa sunah Rajab ini. Apalagi saat ini baru saja memasuki bulan Rajab dan masih di awal bulan Rajab.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.