Ringkasan keutamaan puasa Ramadan: Definisi, landasan syariat dan hikmahnya

Puasa Tholhah Nuhin
Pilihan
Ringkasan keutamaan puasa Ramadan: Definisi, landasan syariat dan hikmahnya
Ringkasan keutamaan puasa Ramadan: Definisi, landasan syariat dan hikmahnya © Luis Leamus | Dreamstime.com

Puasa atau yang disebut ‘Shiyaam dan Shaum’ dalam bahasa Arab, secara etimologi berarti ‘Al-imsak’ (menahan diri) dari sesuatu baik dalam bentuk perkataan maupun perbuatan.

Definisi

Pengertian ini bisa kita lihat dalam ayat Allah Taala sebagai berikut;

“Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini.”

(Quran surah Maryam, 19:26)

Dan secara terminologi ulama fikih sepakat mendefinisikan puasa dengan “Menahan diri dengan niat ta’abbud dari makan, minum, hubungan biologis dan segala perbuatan yang membatalkan sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari”.

Landasan syariat

Hukum wajib berpuasa pada bulan Ramadan didasarkan kepada beberapa sumber hukum Islam, yaitu Al-Quran, As-Sunnah dan Al-Ijma’.

Al-Quran

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(Quran surah al-Baqarah, 2:183)

As-Sunnah

“Hadis Jibril yang bertanya kepada Rasulullah tentang ‘Al-Islam’.”

(Hadis riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

“Islam dibangun di atas lima dasar; bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad Rasulullah, mendirikan salat, menunaikan zakat, menjalankan ibadah haji dan puasa Ramadan.”

(Muttafaqun Alaih)

Al-Ijma’

Semua ulama sepakat bahwa berpuasa pada bulan Ramadan hukumnya fardu Ain yang harus dilakukan oleh seorang muslim yang telah memenuhi sarat wajib dan sahnya berpuasa.

Hikmah puasa

Di balik menjalankan ibadah puasa, ada beberapa hikmah yang bisa kita konklusikan sebagai berikut:

  • Hikmah Ruhiah (spiritual); Berkaitan dengan penguatan keimanan, ketakwaan, ketundukan, kesabaran, kejujuran dan kedisiplinan
  • Hikmah Ijtima’iah (social); Melahirkan rasa solidaritas yang tinggi sesama muslim dan rasa persatuan
  • Hikmah Shihiat (kesehatan); Membersihkan kembali usus-usus, memperbaiki alat pencernaan dan menjaga hukum keseimbangan badan

“Berpuasalah kamu, niscaya kamu kan sehat.”

(Hadis riwayat Abu Dawud, Abu Nu’aim, dihasankan As-Suyuthi)

Keutamaan puasa

Media peleburan dosa-dosa kecil

“Salat lima waktu, salat Jum’at ke Jum’at yang lain, Ramadan ke Ramadan yang lain mampu melebur dosa-dosa yang ada di antaranya selama dijauhi dosa-dosa.”

(Hadis riwayat Muslim)

Benteng api Neraka

“Barang siapa yang berpuasa sehari karena Allah Azza wa Jalla, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dengan puasa tersebut dari api Neraka selam tujuh puluh tahun.”

(Muttafaqun alaih)

Sarana dikabulkan doa

“Sesungguhnya doa menjelang berbuka bagi orang yang sedang berpuasa tidak pernah ditolak.”

(Hadis riwayat Ibnu Majah dan al-Hakim)

Sarana mendapatkan pintu ‘Ar-Rayyan’

“Sesungguhnya di dalam Surga ada sebuah pintu yang disebut ‘Ar-Rayyan’, yang mana semua orang yang berpuasa masuk dari pintu tersebut pada hari Kiamat. Dan selain mereka tidak diperbolehkan masuk dari pintu tersebut…”

(Muttafaqun alaih)

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.