Rutin Tahajud jaminan doamu terkabul

Salat Tahajud dan doa © Mohamad Kaddoura | Dreamstime.com

Kewajiban seorang hamba menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya, baik perintah yang wajib maupun yang sunah. Namun, ada amalan-amalan yang sunah tetapi sudah menjadi suatu keharusan jika kita melaksanakannya mendapat pahala yang istimewa – salat tahajud. Salat sunah ini juga sennatiasa dilakukan oleh Rasulullah.

Allah SWT berfirman dalam kitab-Nya surah Al-Isra’, ayat 79: “Dan pada sebagian mala  hari, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat derajat kamu ke tempat yang terpuji.”

Kapan waktu yang tepat untuk tahajud? Tahajud di malam hari luas sekali waktunya maka bisa kita bagi menjadi 3 bagian. Waktu utama: dimulai dari sepertiga malam, pukul 7 setelah isya sampai pukul 10 malam. Waktu lebih utama: dimulai pukul 10 malam sampai pukul 1 pagi, dan waktu paling utama adalah dimulai dari pukul 1 pagi sampai waktu fajar.

Sesuai hadis Rasulullah SAW berikut ini: “Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW  bersabda: Rabb kami – Tabaraka wa Taala- akan turun setiap malamnha ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman, siapa yang memanjatkan do’a pada-Ku maka aku akan mengabulkannya. Siapa yang memohon kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Siapa yang meminta ampun kepada-Ku, aku akan memberikan ampunan untuknya. (Hadis riwayat Bukhari no. 1145, dan Muslim no 758, dari Abu Hurairah)

Tahajud waktu yang tepat untuk kita bersujud di kala sunyi sehingga kita dengan leluasa mengadukan apa saja persoalan yang sedang kita hadapi. Kita butuh kepada Allah SWT maka kejar ia setiap saat termasuk pada waktu yang sangat spesial sekalipun. Adapun rakaat salat tahajud dimulai dengan dua rakaat dan satu kali salam. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Rasulullah SAW jika hendak melaksanakan shalat malam, beliau buka terlebih dahulu dengan dua rakaat ringan. (HR Muslim no. 767)

Nah, berdasarkan hadis tersebut rakaat salat tahajud bisa kita laksanakan minimal dua rakaat dan maksimalnyantidak terbatas, tetapi Rasulullah tidak melebihi dari 12 rakaat dan di akhir 1 rakaat witir baik di bulan ramadhan maupun di bulan-bulan lain. Tentu jangan ditanya bagaimana kekhusyukan beliau ketika salat dan bacaan salat yang terbaik. Salat tahajudmu jika istiqomah maka kecintaan Allah SWT dan Rasulpun akan bertambah kepadamu, lakukan minimal 2 rakaat setiap malam.

Menurut ustaz Adi hidayat dalam ceramahnya di saluran YouTube, ada empat yang Allah SWT janjikan bagi pelaku Tahajud:

  • Allah SWT angkat karirnya di tempat yang terbaik
  • Allah SWT bimbing semua aktivitasnya sehingga jadi lebih mudah
  • Allah SWT bimbing setiap dia punya masalah sopaya mendapatkan solusi terbaik
  • Allah SWT akan lindungi dia ketika dalam aktivitasnya apabila ada orang yang akan mencelakai atau menjahilinya

Sementara di akherat, para penikmat tahajud dijanjikan Allah SWT akan memasuki surga dan tempat surga di taman surga. Allah akan janjikan hal yang istimewa kepada para pelaku tahajud, subhanallah. Ada amalan yang mesti kita lakukan setelah tahajud yaitu memperbanyak istighfar dan meminta sesuatu. Beristighfar meminta ampunan atas dosa yang kita lakukan, dengan penuh penyesalan dan meneteskan air mata sehingga kita akan merasakan nikmatnya bersujud dengan Allah, dengan demikian kita akan mendapatkan keberkahan dalam hidup.

Ada banyak sekali kisah para pelaku tahajud yang diistimewakan Allah SWT. Ketika kita serang dalam persoalan atau ada hajat tertentu maka berdoalah pada waktu yang tepat, yaitu ketika salat tahajud. Insya Allah, dengan sungguh-sungguh kita berdoa Allah akan kabulkan keinginan kita sebagaimana hadis yang disampaikan di atas.

Janji Allah SWT itu pasti, lantas apa yang kita ragukan lagi? Mari kita mendekatkan diri kepada Allah dengan mengharapkan ampunan dan meminta apa yang kita inginkan lewat tahajud.