Buletin SalamWebToday
Sign up to get weekly SalamWebToday articles!
Mohon maaf, kesalahan terjadi karena alasan:
Dengan berlangganan, anda menyetujui Persyaratan dan Kebijakan Privasi SalamWeb
 Seni Buletin

Sebaik-baik nasihat adalah yang bagaimana?

Doa 11 Sep 2020
dreamstime_s_160369153
Sebaik-baik nasehat © Sermsak Sukwajikhlong | Dreamstime.com

Nasihat itu pengontrol penyeimbang kehidupan. Menasihati dengan ketulusan adalah amal para Nabi dan orang-orang saleh sebelum kita.

Sebaik-baik nasihat adalah yang bagaimana?

Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam pun pernah bersabda:

“Agama itu nasihat.” Kami bertanya: “Untuk siapa?” Baginda bersabda: “Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin dan kaum muslimin.”

(Hadis riwayat Muslim)

Begitulah Rasulullah shalallahu alaihi wa salam menegaskan bahwa nasihat itulah Islam sendiri. Untuk Allah SWT, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin dan kaum Muslimin. Yang mana sebaik-baik nasihat? Yaitu nasihat yang diberikan ketika seseorang dimintai nasihat.

Rasulullah SAW bersabda: “Jika seseorang minta dinasihati maka nasihatilah ia.” Termasuk ketulusan yang paling baik adalah yang dilakukan saat orang itu tidak ada di hadapannya.

Ini dengan cara menolong dan membelanya. Ini bukti ketulusan yang sungguh-sungguh. Dan menasihati seseorang yang meminta untuk dinasihati itulah sebaik-baik nasihat yang tulus.

Nasihat dengan kemurahan dan ketulusan hati

Abu Bakar al-Mazni r.a berkata: “Yang menjadikan Abu Bakar r.a lebih tinggi derajatnya dari pada sahabat-sahabat lainnya bukanlah puasa ataupun salat. Akan tetapi karena sesuatu yang ada di dalam hatinya. Yang ada di hatinya adalah kecintaan kepada Allah SWT dan nasihat terhadap makhluk-Nya.”

Fudhail bin Iyadh r.a pun menguat menambahkan: “Kemuliaan yang diperoleh oleh generasi kami, bukanlah karena salat dan puasa. Namun karena kemurahan hati, lapang dada dan suka memberi nasihat.”

Di akhir zaman ini, jelaslah nasihat diperlukan untuk para pemimpin dan umat Muslim seluruhnya. Nasihat yang meninggikan izzah (kehormatan, kekuasaan dan harga diri), bukan merendahkan harga diri. Juga nasihat yang menyatukan hati umat, bukan menambah mempertebal benci.

Nasihat yang menguatkan ukhuwah, bukan mencabik-cabik persaudaraan. Atau nasihat yang mencari tautan persamaan bukan memperlebar menjauhkan jarak perbedaan. Sebaik-baik nasihat itu adalah nasihat dengan kemurahan dan ketulusan hati diminta dan disampaikan kepada saudara yang memintanya.