Sedekah menolak musibah

Kepercayaan Kkartika Sustry 03-Jul-2020
Sedekah menolak musibah © Misan San | Dreamstime.com

Pada hakikatnya, segala bentuk ibadah akan mendapatkan pahala bagi yang mengamalkanya termasuk sedekah. Sedekah melapang rezeki bagi yang memberi dan memberi solusi bagi yang diberi sedekah. Sedekah banyak sekali manfaatnya mulai dari hal yang kecil hingga dahsyat sekali untuk akherat.

Musibah datang silih berganti tidak bisa kita hindari. Hanya saja kita bisa mengusahakan amalan yang bisa membuat musibah menjauh dari kita. Salah satunya sedekah, dalam hadis Rasulullah SAW: “Bersegeralah bersedekah sebab yang namanya bala (musibah) tidak pernah bisa mendahului sedekah.”

Sebagaimana dikisahkan seorang sahabat bernama ‘Uqbah bin Harits r.a bahwa ia pernah salat asar tepat di belakang Rasulullah SAW. Menurutnya, setelah salam, Rasulullah lantas berdiri dan berjalan dengan cepat melewati bahu orang-orang sehingga terkejut melihat apa yang sedang dilakukannya.

Lalu ketika Rasulullah SAW kembali keluar, ia merasa heran atas perilakunya. Untuk menjawab keingintahuan orang-orang, ia berkata, “Aku teringat sekeping emas yang tertinggal di rumahku. Aku tidak suka kalau ajalku tiba nanti, emas tersebut masih ada padaku sehingga menjadi penghalang bagiku ketika aku ditanya pada Hari Hisab nanti. Oleh karena itu, aku memerintahkan agar emas itu segera dibagi-bagikan.”

Kisah di atas menjadi salah satu acuan kita bahwa sedekah bisa menjauhkan kita dari bala bencana. Dalam hal ini, Rasulullah SAW melihat dari aspek akhirat tentang Hari Hisab. Bagaimana jika harta tersebut menjadi penghalang atau bencana yang justru menghalangi datangnya pahala kepada kita.

Maka dari itu, perbanyak sedekah akan membuat kita tenteram dan ikut merasakan bagaimana rasanya menjadi prihatin terhadap orang lain. Sedekah juga dari aspek sosial tentu menambahkan sifat keramahtamahan kita terhadap orang lain, baik saudara dekat maupun tetangga kita.

Banyak sekali manfaat kita bersedekah sebagaimana dikisahkan pula tentang faedah sedekah menunda kematian sebagaimana dalam hadis berikut: “Perbanyaklah sedekah, sebab sedekah bisa memanjangkan umur.”

Allah SWT mencintai orang-orang yang bersedekah. Kalau Allah sudah mencintai, tidak ada masalah yang tidak terselesaikan, tidak ada kebutuhannya yang Allah tidak kabulkan, tidak ada dosa yang tidak Allah ampuni. Mari kita mencuri waktu untuk menjadi orang yang dicintai Allah dengan sedekah.

Dalam sebuah kisah yang berkaitan dengan hadis tersebut yang dikutip dari Ustaz Yusuf Mansur pada ‘Kajian Wisata Hati,’ suatu ketika malaikat maut mendatangi Nabi Ibrahim a.s dan bertanya, “Siapa anak muda yang mendatangimu wahai Ibrahim?” Kata Nabi Ibrahim a.s. “Yang anak muda tadi? Ia sahabat, sekaligus muridku.” “Ada apa ia menemuimu?” Nabi pun menjawab, “Ia akan melangsungkan pernikahanya besok pagi.”

“Wahai Ibrahim, sayang sekali umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.” Habis berkata seperti itu, malaikat kematian pergi meninggalkan Nabiyallah Ibrahim a.s. Hampir saja Nabi Ibrahim bergerak untuk memberitahu anak tersebut, untuk menyelenggarakan pernikahanya malam ini, dan memberitahu tentang kematian anak muda itu besok. Tapi langkah terhenti, Nabiyallah Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah SAW.

Keesokan harinya, Nabi Ibrahim a.s ternyata melihat anak tersebut masih melangsungkan pernikahannya. Sampai akhirnya anak tersebut sudah berumur 70 tahun, akhirnya Nabi Ibrahim kembali bertanya kepada malaikat maut apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan umur anak tersebut tidak akan sampai besok pagi?

Malaikat kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak tersebut, tapi Allah SWT menahannya. Nabi Ibrahim a.s terkejut apa gerangan Allah menahannya. Akhirnya dijelaskan oleh malaikat, “Wahai Nabi Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaanya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak tersebut.”

Dari kisah ini juga menjadi motivasi untuk kita agar selalu bersedekah, salah satunya menolak bala bencana kematian. Kita bisa terselamatkan dari hal tidak baik jika kita mendahulukan sedekah. Maka dari itu, mari kita senantiasa berniat dan mengamalkan salah satu ibadah ini, yakni bersedekah.