Setiap anak membawa rezeki masing-masing

Keluarga Umri
Terbaru oleh Umri
Setiap anak membawa rezeki masing-masing
Setiap anak membawa rezeki masing-masing © Paulus Rusyanto | Dreamstime.com

Anak merupakan amanah dan anugerah dari Allah SWT untuk semua orang tua. Setiap pasangan pernikahan pastilah mendambakan seorang anak yang lucu dan saleh. Saat anak lahir ke dunia ada banyak tawa dan airmata kebahagiaan yang mengalir dalam rangka menyambut anak tersebut.

Betapa tidak, sebab anak tidak dapat dinilai dengan harta kekayaan sebanyak apapun. Namun, di sisi lain ada beberapa orang tua yang takut saat anak mau lahir. Tentu ini tidak semua orang tua, hanya sebagian kecil saja. Maka artikel ini sangat cocok untuk orang tua yang khawatir dan takut akan kelahiran anaknya.

Jangan takut memiliki anak!

Ketakutan yang paling utama biasanya urusan soal rezeki. Bagaimana memberi anak makan, minum dan berpakaian? Bagaimana anak ini bisa hidup? Kenapa anak ini harus ada di dunia?

Kondisi ekonomi keluarga sedang menurun lalu anak ini hadir? Pertanyaan-pertanyaan ini timbul saat seorang ayah dan ibu yang cemas dan khawatir akan kedatangan anaknya.

Pertanyaan ini hanya akan membuat hati menjadi lemah dan kalah. Sehingga dengan mudah setan membisikkan keraguan dalam hati orang tua untuk kufur kepada Allah SWT dan meragukan Allah Yang Maha Pemberi Rezeki.

Padahal, di tengah keluhan orang tua itu ada jutaan ayah dan ibu muda yang menanti untuk kehadiran buah hati dalam rumah tangga mereka. Berobat kesana kemari untuk mencari jalan supaya bisa hamil. Berdoa siang dan malam untuk segera hamil namun tak kunjung hamil.

Setiap anak membawa rezeki masing-masing 

Al-Quran secara khusus memotivasi kepada semua orang tua, untuk kuat dan yakin saja kepada Allah SWT Sang Maha Memberi rezeki.

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.”

(Quran, Surah al-Isra, ayat 31)

Anak yang sangat suci itu, sedikitpun tidak memiliki dosa. Anak juga titipan Allah SWT kepada orang tuanya, artinya Allahlah yang akan memberikan rezeki kepada mereka. Dengan harapan jangan sampai orang tua membunuh anak-anak mereka karena takut akan kemiskinan.

Bekerja dan berdoalah sekuat mungkin Allah Taala yang akan memberikan rezeki kepadamu dan kepada semua anak-anakmu. (Lihat al-Quran surah al-An’am, ayat 151). Anak membawa rezekinya masing-masing ke dunia ini, orang tua hanya wasilah titipan dari Allah.

Dua ayat di atas menjadi motivasi bagi seorang ayah yang sedang khawatir, cemas, takut bagaimana untuk menafkahi keluarganya kelak. Maka untuk menyingkirkan kekhawatiran tersebut jaminan kehidupan langsung diberikan Allah SWT melalui dua ayat ini.

Iman kepada Allah Taala sangat dibutuhkan dalam momen ini, dan Allah tidak pernah mengingkari janji-janji-Nya. Dengan begitu sebagai seorang ayah, selesaikan saja tugasnya sebagai ayah dan biarkan Allah menyelesaikan tugasnya sebagai Tuhan.

Mudah-mudahan semua kita memiliki anak yang saleh, baik, cerdas dan bermanfaat untuk orang banyak.