Suri tauladan terbaik: Tujuh cara menjadi role model bagi anak

Anak-anak Asna Marsono
Terbaru oleh Asna Marsono
Suri tauladan terbaik: Tujuh cara menjadi role model bagi anak
Suri tauladan terbaik: Tujuh cara menjadi role model bagi anak © Odua | Dreamstime.com

Anda tidak harus menjadi orang tua yang sempurna untuk membesarkan anak yang saleh dan salehah. Hal ini sama sekali tidak rumit, dan kita semua pasti mahu menjadi suri tauladan terbaik bagi anak-anak kita.

Ketahuilah yang paling utama dari cara membesarkan anak, mereka membutuhkan yang namanya cinta. Mereka juga butuh figur yang dapat melindungi mereka, memberikan batasan, dan belajar mengenai kehidupan.

Tujuh cara menjadi suri tauladan terbaik bagi anak

Satu-satunya pekerjaan anda sebagai orang tua adalah menjadi panutan dan memimpin dengan contoh, karena keluargalah madrasah pertama bagi anak. Misalnya, jika anda mengajari anak anda tentang manfaat membaca kitab Suci al-Quran, namun anda tidak membaca dan mengamalkannya di depan mereka.

Jadi, harus diingat bahwa anda adalah panutan terbesar dalam segala hal yang anda lakukan, baik secara sadar maupun tidak sadar. Tentu saja, itu berarti anda harus refleksi diri sendiri dan tentang hidup berkeluarga. Refleksi diri inilah yang menjadi kunci utama dalam pertumbuhan anak.

Jadi, jika anda sudah melakukan refleksi diri dan siap menjadi suri tauladan yang baik bagi anak-anak, berikut adalah tujuh cara untuk membantu mereka dalam membangun karakter dan harga diri.

1.   Selalu menjadi yang terbaik untuk anak 

Anak-anak belajar apa yang mereka lihat. Mereka memperhatikan semua yang anda katakan dan lakukan. Mereka menyalin tindakan anda. Anak-anak dapat dipengaruhi oleh kata-kata yang diucapkan sehari-hari di lingkungannya.

Jadi, waspadalah terhadap hal itu dan selalu menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Bahkan ketika marah, cobalah untuk mengingat bahwa anak anda akan menanganinya dengan cara yang sama seperti anda. Hal ini juga akan menjadikan anda sebagai orang yang lebih sabar dan tenang.

2.   Jaga diri anda untuk menjadi panutan anak 

Tunjukkan pada anak anda apa itu gaya hidup sehat. Jaga diri dengan baik, seperti mendapatkan tidur yang tepat, berolahraga secara teratur, dan makan makanan sehat. Tunjukkanlah pada mereka cara untuk mengatasi emosi negatif.

Jangan melelahkan diri sendiri dengan selalu mengutamakan kebutuhan orang lain. Anak akan belajar ini dari anda yang ini tidak sehat untuk masa depannya.

3. Tanggung jawab dan prioritas 

Anda tidak ingin seorang anak itu menjadi sebuah kekecewaan, jadi bangunlah karakter yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan. Ini berarti mengajarkan anak-anak anda untuk memprioritaskan dan menepati janji mereka.

Selalu jadikan anak dan keluarga prioritas utama. Dan jika anda menjanjikan sesuatu, cobalah untuk tetap bertanggung jawab.

4. Check-in dengan diri sendiri

Senantiasa evaluasi perilaku diri di setiap saat. Sangat baik jika anak-anak dapat melihat dan mendengar anda melakukannya. Bicaralah dengan mereka tentang kekurangan diri sendiri.

Mengaku jika anda telah melakukan sesuatu yang salah dan mintalah pendapat mereka. Dengan cara ini, anda dapat memperkuat gagasan bahwa selalu ada ruang untuk belajar dan tumbuh!

5. Berlatih kesetiaan

Ajari anak-anak anda apa loyalitas sejati. Ajari mereka bahwa kesetiaan sejati kita terletak pada Allah SWT dan umat Islam. Tunjukkan kepada mereka bahwa membantu seorang teman atau saudara yang membutuhkan adalah apa yang Allah harapkan kita lakukan.

Dengan melakukan ini, anda dapat menuntunnya kepada jalan-jalan Allah SWT.

6. Ajarkan skeptisisme yang sehat

Beri mereka gagasan ini bahwa selalu penting untuk mempercayai naluri anda. Anak-anak biasanya percaya dan mereka mencari panutan. Ajari mereka bahwa tidak semua ‘panutan’ dapat dipercaya.

Beri mereka ide untuk benar-benar mempertimbangkan segala sesuatu sebelum mereka mengambil keputusan.

7. Menegakkan konsekuensi yang tepat

Ketika anak melanggar aturan, anda harus mempraktikkan konsekuensi yang tepat. Ini adalah prosedur yang konsisten dan seorang anak pasti akan belajar darinya. Tanyakan kepada mereka mengapa mereka melanggar aturan.

Bicaralah dengan mereka dengan cara yang ramah namun tegas. Dengan cara ini, anak anda akan belajar disiplin.

Bentuk masa depan anak, jadi lebih dekat dengan Allah SWT

Ingatlah, anak-anak adalah karunia dari Allah Taala. Jadi setiap kali anda membentuk masa depan anak-anak dengan teladan dan panutan yang baik, anda menjadi lebih dekat dengan Yang Maha Kuasa.

Aisyah r.a. menggambarkan Rasulullah SAW sebagai perwujudan al-Quran. Itu sebabnya para sahabat menghormatinya.

“Aisyah r.a. berkata, Rasulullah SAW ketika melaksanakan salat maka Baginda berdiri hingga kedua kakinya bengkak. Aisyah r.a. bertanya: Wahai Rasulullah, apa yang engkau perbuat, sedangkan dosamu yang telah lalu dan yang akan datang telah diampuni? Lalu Baginda menjawab: Wahai Aisyah, bukankah seharusnya aku menjadi hamba yang banyak bersyukur?”

(Hadis riwayat Muslim)

Jadi, setelah mereka tumbuh dewasa, mereka akan mengikuti anda dan menjadi suri tauladan terbaik bagi lingkungan sekitarnya pula. Dan anda akan merasa puas dan bangga, karena telah melakukan yang terbaik.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.