Teleportasi: memangkas ruang dan waktu

Teknologi Sanak
Pilihan oleh Sanak
Teleportasi: memangkas ruang dan waktu
Teleportasi: memangkas ruang dan waktu © physicsworld.com

Kemampuan berpindah tempat dalam waktu yang singkat telah lama diketahui.  Di Jepang kita mengenal ninja dengan kemampuan menghilangnya. Tak mau kalah di dalam negeri kita mengetahui ilmu halimunan, kesaktian yang muncul ketika terdesak oleh musuh.

Bagaimana halnya dengan ajaran Islam yang kita anut?

Teleportasi: memangkas ruang dan waktu

Ternyata di dalam al-Quran telah disebutkan beberapa kejadian menghilang atau teleportasi. Dalam surah an-Naml ayat 38-40:

“Berkata Sulaiman: Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri. Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; Sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.”

Memindahkan singgasana dalam sekejap mata adalah kemampuan dari seorang ahli kitab di zaman Nabi Sulaiman a.s. Senada dengan itu, kita mengetahui peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Fenomena menembus ruang dan waktu hingga ke sidratul muntaha ini hanya terjadi dalam waktu semalam.

Teleportasi menjadi nyata

Kemampuan berpindah dalam sekejap mata telah menjadi subjek imajinasi para penulis fiksi ilmiah, yang di zaman modern ini kita sebut teleportasi. Saat ini, dengan teknologi abad ke-21, fenomena tersebut tidak lagi menjadi mimpi, tetap menjadi kenyataan yang dapat dipahami.

Meskipun belum bisa diujikan untuk objek-objek besar apalagi manusia, namun penelitiannya akan terus berlanjut. Teleportasi yang dibicarakan ilmuwan hari ini berhubungan dengan dunia partikel yang kita kenal dengan nama ‘Teleportasi Kuantum’.

Memang kedengarannya ilmiah dan penuh teka-teki, tapi pada dasarnya, penelitian itu memungkinkan transfer informasi instan antara dua entitas melalui jarak berapa pun. Secara alami, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan di bidang ini.

Banyak upaya yang diperlukan untuk memasukkan penemuan ini sehingga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun perubahan yang akan segera terjadi, patut dinanti.

Teleportasi Kuantum dan dilemanya

Tapi, pertanyaan lain masih belum terjawab. Apakah kita akan pernah bisa memindahkan manusia? Nah, dunia ilmiah mengklaim bahwa itu tidak mungkin. Memang, ada banyak masalah teknis dan etika yang muncul terkait dengan teleportasi manusia.

Terutama, jika kita membayangkan bahwa kita dapat mengatasi aspek teknis dari masalah tersebut. Katakanlah kita mampu membongkar tubuh manusia dan memasang kembali partikel yang sama dengan cara yang sama. Tapi di tempat lain, apakah itu benar-benar manusia yang sama? Apa yang terjadi dengan roh dan jiwanya?

Banyak pertanyaan besar dan sulit dijawab yang akan muncul dari gagasan itu. Tetapi setidaknya penelitian ini akan memberikan solusi berpegian tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.