The Great Wall ala Koto Gadang, Bukittinggi

Janjang Koto Gadang © travel.detik.com

Tembok Besar Cina (The Great Wall of China) sangat terkenal seantero dunia. Peninggalan Dinasti Ming ini telah ditetapkan menjadi cagar budaya dunia pada tahun 1987. Terinspirasi dari salah satu tujuh keajaiban dunia ini, pemerintah daerah Bukittinggi membuat replika yang sama uniknya.

Memperkenalkan, the Great Wall of Koto Gadang atau Janjang Koto Gadang. Meskipun lebih kecil dan tidak sepanjang Tembok Besar Cina asli, tetapi Janjang Koto Gadang cukup menarik untuk dikunjungi dan ditelusuri.

Sejak diresmikan pada tanggal 13 Januari 2013 oleh Tifatul Sembiring, Menkoinfo saat itu, Janjang Koto Gadang menjadi objek wisata baru. Untuk sampai ke destinasi wisata ini, para wisatawan bisa berjalan kaki dari pusat Kota Bukittinggi.

Setelah sepuluh menit berada di jalan raya, pengunjung memasuki jalan setapak di antara pemukiman warga. Hingga tibalah di rumah terakhir yang ditemui, pemandangannya mulai berbeda. Lembah Ngarai Sianok.

Sepanjang perjalanan mata dimanjakan dangan pesona alam yang mengesankan. Sejuknya udara perbukitan tidak mampu menahan keringat yang keluar dari pori-pori badan. Sesampai di ujung penurunan, terlihat jembatan gantung yang menghubungkan dua lembah. Di seberang sanalah objek yang ingin kita kunjungi. The Great Wall of Koto Gadang.

Setelah melewati jembatan yang beralaskan plat baja, saatnya mendaki Janjang Koto Gadang. Pengunjung akan menapaki satu per satu dari tiga ratus dua puluh anak tangga yang ada.  Kanan kiri jalan dipenuhi pepohonan yang lebat sehingga efek teduh sangat terasa. Di pucuk-pucuk pohon tampak kumpulan kera bercengkrama dan bersuka cita.

Tembok beton Janjang Koto Gadang memiliki panjang total 780 meter walaupun begitu pengunjung tetap harus menyiapkan stamina untuk menyusuri setiap anak tangga hingga sampai ke puncak. Di tengah perjalanan ada titik perhentian yang bisa dimanfaatkan untuk meluruskan kaki dan badan.

Saat menapaki jenjang terakhir terlihat monomen peresmian yang ditandatangani oleh menteri sekaligus putra terbaik dari negeri ini. Selain itu ada juga tenda-tenda pedagang yang menjual makanan dan minuman.

Di puncak bukit Janjang Koto Gadang pengunjung bisa memandang Kota Bukittingi dari sudut yang berbeda. Betapa indahnya.