Tiga faktor yang dapat melalaikan manusia

Pendidikan Umri
Terbaru oleh Umri
Tiga faktor yang dapat melalaikan manusia
Tiga faktor yang dapat melalaikan manusia © Svetlana Popova | Dreamstime.com

Sudah menjadi sifatnya manusia, salah dan lupa. Maka tidak heran jika sering menemukan kesalahan yang menempel pada manusia. Kesalahan yang pernah dilakukan bisa jadi terulang lagi di masa berikutnya, itulah manusia.

Kesalahan sesama manusia bisa dimaafkan dengan minta maaf kepada orangnya. Dan kesalahan kepada Allah SWT bisa dimaafkan dengan beristighfar dan beramal saleh.

Tiga faktor yang dapat melalaikan manusia

Berbeda dengan salah dan lupa, manusia suka lalai. Lalai ialah prilaku yang tidak mementingkan keperluan utama. Ini sangat melekat pada manusia, biasanya ini terjadi karena asyiknya bermain dengan kegiatan tersebut.

Semisal adalah games di dunia online, catur yang bisa melalaikan, nongkrong tidak bermanfaat dan permainan-permainan lain. Dalam al-Quran, paling sering manusia lalai dengan tiga hal. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk dijauhkan bersikap lalai dalam bentuk dan jenis apapun.

Manusia lalai karena angan-angan kosong

“Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong). Maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).”

(Quran, surah al-Hijr, ayat 3)

Angan-angan ialah sebuah keinginan akan sesuatu yang terjadi di masa depan. Yang keinginan tersebut tidak didasari oleh keyakinan yang kuat bahwa hal tersebut akan terjadi, disaat yang bersamaan juga tidak ada kuasa atau kendali di dalam mewujudkan hal tersebut.

Ini dilarang dalam ajaran Islam karena ia biasanya mengarah pada hasil yang negatif. Orang yang hanya berangan-angan mereka akan banyak menemukan penyesalan dalam hidupnya. Mereka menginginkan sesuatu ini dan itu namun mereka hanya berdiam diri saja dengan angan-angan mereka.

Berbeda dengan impian dan cita-cita yang ada tindakan nyata, action yang dilakukan supaya semua keinginan itu akan terwujud. Maka ini dibolehkan dalam ajaran agama Islam.

Paling dasar sekali memulai semua impian dan keinginan dengan mengungkap lewat doa kepada Allah SWT. Nanti pada akhirnya, Allah akan mewujudkan impian dan cita-cita tersebut.

Manusia lalai karena perniagaan dan jual beli

“Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah”

(Quran, surah an-Nur, ayat 37)

Dunia perdagangan merupakan dunia yang mengasyikkan bagi pelakunya, sebab dari sanalah banyak meraup keuntungan besar. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan jual beli, namun yang salah perilaku para pedagang yang acapkali melupakan Allah SWT dalam setiap transaksinya.

Selama berdagang namun tetap melaksanakan salat, tidak menipu, tidak curang, tidak berbohong maka kegiatan jual beli itu menjadi jalan ibadah kepada Allah Taala.

Manusia lalai karena harta dan anak-anak

“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.”

(Quran, surah al-Munafiqun, ayat 9)

Harta dan anak-anak semua adalah perhiasan yang sangat indah di dunia ini, betapa tidak dengan harta seorang bisa menjadi terhormat di tengah masyarakat dan dengan bermain bersama anak-anak hati menjadi girang bahagia sekali.

Al-Quran secara tegas mengingatkan supaya harta dan anak tersebut tidak melalaikan manusia sebab itu adalah perbuatan tercela.

Demikian tiga hal yang melalaikan manusia, harapannya supaya semua kita terhindar dari sifat lalai. Semua akan kembali kepada Allah SWT dan semua terjadi atas kehendak-Nya.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.