Buletin SalamWebToday
Sign up to get weekly SalamWebToday articles!
Mohon maaf, kesalahan terjadi karena alasan:
Dengan berlangganan, anda menyetujui Persyaratan dan Kebijakan Privasi SalamWeb
 Seni Buletin

Tokoh pendiri Nahdlatul Ulama

Asia 30 Jan 2021
Terbaru oleh Kkartika Sustry
Tokoh pendiri Nahdlatul Ulama
Tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (foto: Masjid Tambakberas, Jombang, Jawa Timur - saksi sejarah pejuang NU) © alif.id

Nahdlatul Ulama (NU) yang artinya ‘Kebangkitan Ulama’ merupakan organisasi Islam yang sudah berkhidmat dan memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan Islam khususnya di Indonesia.

NU terbentuk pada 31 Januari 1926, dikutip dari The Nahdlatul Ulama: Its Early History and Contribution to the Establishment Of Indonesia State dari Faisal Ismail.

Tokoh pendiri Nahdlatul Ulama atau NU

Sejarah mencatat berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) tidak lepas dari figur kiai  yang paling disegani, KH Abdul Wahab Hasbullah dan KH Hasyim Asy’ari. Hingga berkembang pada tahun 1945 pula NU ikut berkontribusi dalam membela Islam terhadap perang melawan penjajah Belanda.

Dalam dunia pendidikan kontribusi organisasi NU ini pula begitu besar, dibuktikan dengan adanya amalan-amalan do’a dan wirid yang diterapkan sebagai bentuk pengabdian diri kepada Allah SWT dan berdakwah melalui terbentuknya pondok pesantren yang berprinsip alhusunnah wal jama’ah.

Namun, dalam masyarakat luas pula NU sudah berkiprah sebagai bentuk syiar agama Islam dengan tetap membaur pada kegiatan sosial masyarakat. Di antara aktivitas kegiatan yang dibentuk NU:

  1. Jami’iyyah Ahli Thariqah an-Nahdhiyyah (JATMAN)
  2. Muslimat NU
  3. Fatayat NU
  4. Gerakan Pemuda (GP) Ansor
  5. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)
  6. Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU)
  7. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
  8. Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU)

Para pendiri dan tokoh organisasi NU

Sederet panjang kegiatan yang terbentuk di masyarakat ini pula menjadikan langkah positif untuk perkembangan umat Islam agar senantiasa menumbuhkan semangat (ghirroh) dalam mensyiarkan agama Islam.

Allahu yarhamhum, inilah para pendiri dan tokoh yang berkhidmat pada organisasi NU yaitu:

  1. KH. Hasyim Asy’ari (1926-1947)
  2. KH. Abdul Wahab (1947-1971)
  3. KH. Bisri Syamsuri (1971-1980)
  4. KH. Ali Ma’shum (1980-1984)
  5. KH. Ahmad Shiddiq (1984-1991)
  6. KH. Ali Yafie (1991-1992)
  7. KH. Ilyas Ruhiat (1992-1999)
  8. KH. Sanal Machfudz (1999-2014)
  9. KH. Mustofa Bisri (2014-2015)
  10. KH. Ma’ruf Amin (2015-2019)
  11. KH. Miftahul Akhyar (2019-2021)

Subhanallah, inilah para tokoh Nahdlatul Ulama yang sudah menyuarakan Islam melalui organisasi NU dengan harapan bisa berdakwah terkhusus di wilayah Indonesia.

Islam agama rahamatan lil’alamin. Maka, kita ambil kesempatan untuk berkumpul bersama para pencinta agama dan semangat dalam mensyiarkan sehingga menjadi lebih indah dalam kebersamaan beragama Islam.

Ambil hal positif dari organisasi ini bahwa dengan kita bersama dan bahu membahu, maka akan terbentuk kesatuan yang membuat kekuatan menjadikan Islam lebih luas.