Tradisi ziarah kubur di Indonesia

Islam untuk Pemula Merry Lestari
Merry Lestari
Tradisi ziarah kubur di Indonesia
Tradisi ziarah kubur di Indonesia © Garudeya | Dreamstime.com

Indonesia merupakan negara yang kaya, baik dari segi kekayaan alam bahkan hingga pada kebudayaan serta tradisi yang ada di tengah masyarakatnya. Tradisi yang ada ditengah masyarakat Indonesia tersebut datang dari keberagaman masyarakat Indonesia, baik dari segi agama, pulau maupun suku yang ada.

Seperti salah satunya yaitu tradisi ziarah kubur menjelang atau pada hari-hari besar Islam yang sering dilakukan oleh umat muslim Indonesia. Ziarah kubur terutama bagi masyarakat muslim di Indonesia seolah telah menjadi tradisi dan kebudayaan bagi masyarakat terutama ketika akan menghadapi beberapa momen atau hari besar seperti menjelang puasa Ramadan dan Idul Fitri.

Hukum ziarah kubur dalam Islam

Ziarah berasal dari kata bahasa Arab yang artinya mengunjungi, sehingga ziarah kubur adalah mengunjungi makam atau kubur orang-orang terdekat atau keluarga. Tujuannya adalah mendoakan saudara atau keluarga yang telah meninggal dunia supaya diberikan kedudukan atau posisi yang layak di sisi Allah SWT.

Pada awal permulaan Islam, Nabi Muhammad SAW sangat menentang keras ziarah kubur karena masih lemahnya iman. Rasulullah mengkhawatirkan jika umatnya akan menjadikan kuburan sebagai suatu benda keramat.

Sebagai contoh, seperti meminta sesuatu kepada kuburan, dan kahirnya akan menjatuhkan diri kepada perbuatan syirik, atau perbuatan tercela lainnya seperti berziarah ke makam sambil meratap di atasnya.

Dan seiring semakin mantapnya akidah Islam, akhirnya ziarah kubur diperbolehkan oleh Rasulullah SAW. Namun ia dengan tujuan semata-mata mendoakan orang-orang yang telah mendahului kita di dalam kubur tersebut.

Jika dilihat dari perspektif Islam, ternyata ziarah kubur mengandung nilai-nilai yang positif seperti nilai akidah, akhlak, dan ibadah.

Hukum ziarah kubur adalah sunnah

Sejak saat itu, secara umum ziarah kubur menjadi amalan sunnah yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW. Sebagaimana telah diriwayatkan dalam sebuah hadits oleh Sulaiman bin Buraidah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:

“Dahulu saya pernah melarang kalian berziarah kubur, namun kini berziarahlah kalian! Dalam riwayat lain dikatakan, karena sesungguhnya ziarah kubur itu mengingatkan kalian kepada akhirat.”

(Hadis riwayat Muslim)

Berdasarkan hadis tersebut, maka mayoritas ulama Ahlussunah Wal Jamaah menyebut hukum ziarah kubur adalah sunnah. Sehingga sejak saat itulah ziarah kubur mulai ramai dilakukan masyarakat muslim, terutama di Indonesia yang bahkan telah menjadi salah satu tradisi.

Tradisi ziarah kubur di Indonesia

Memasuki bulan suci Ramadan tentunya umat muslim di Indonesia mulai berbondong-bondong mengunjungi tempat pemakaman umum. Ini adalah untuk melakukan ziarah kubur terhadap sanak saudara mereka yang telah meninggal.

Tradisi ini telah berlangsung sejak lama dan telah dilakukan secara turun-temurun. Sebagian ada yang melakukan ziarah kubur sebelum Ramadan tiba. Namun ada juga sebagian lagi yang melakukan ziarah kubur sebelum datangnya Idul Fitri.

Bahkan kadang orang rela melakukan perjalanan hingga keluar kota untuk mengunjungi makam anggota keluarganya.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.