Tren berdandan versi Muslimah

Mode Kkartika Sustry 08-Agu-2020
Tren makeup versi Muslimah © Roman Kosolapov | Dreamstime.com

Hakikatnya Islam tidak melarang sepenuhnya untuk berhias dan sebagai Muslimah sudah fitrahnya untuk tampil cantik. Bahkan, dalam Islam juga dianjurkan untuk menyukai hal yang indah. Tidak hanya bagi perempuan tetapi semua orang untuk tetap menjaga kebersihan dan menyukai sesuatu yang indah.

Tetapi perempuan fitrahnya lebih menyenangi hal-hal indah termasuk dalam berhias. Dalam al-Quran, surah al-A’raf, ayat 31: “Anak Adam yang terkasih, kenakan setiap pakaian indahmu di masjid. Silakan makan dan minum, tapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.”

Perempuan Muslimah selalu menyukai yang indah dan tidak bisa dipungkiri mereka akan mempercantik diri agar lebih percaya diri dalam beraktivitas. Hanya saja dalam kacamata Islam, ada aturan yang tetap dijalankan sehingga tidak menjadi berlebihan dan berdosa. Perempuan menjaga diri sendiri terkhusus untuk suaminya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam rumah tangga.

Banyak hal yang terjadi dirumah tangga ketika perempuan tidak bisa merawat diri bahkan suami lebih nyaman menikmati kecantikan perempuan diluar rumah disebabkan kelalaian perempuan. Maka, penting sekali kita tetap merawat diri dan berhias hanya saja tidak berlebihan dan mengundang syahwat bagi lelaki selain suami.

Perawatan yang dianjurkan:

Tidak tabaruj

Secara bahasa berasal dari kata al-Buruj yang berarti bintang atau sesuatu yang tampak. Secara umum dapat diartikan tabarruj dalam berhias berarti menampakkan kecantikan secara berlebihan. Menurut Ulama Abu Ubaidah menyampaikan tabarruj yaitu wanita yang menampakkan kecantikannya (di depan lelaki yang bukan mahram).

Oleh karena itu tabarruj berarti segala bentuk prilaku wanita untuk menampakkan kecantikannya, seperti memakai pakaian yang tidak menutup aurat atau menutup aurat tetapi masih dengan lekuk tubuhnya, transparan, atau dengan berdandan (makeup) tetapi melebihi seharusnya sehingga menyebabkan tidak indah dipandang.

Tidak berdandan untuk yang tidak diperbolehkan

Berdandanlah sesuai yang natural, tidak berlebihan dan tidak melampau batas dalam ajaran Islam. Kecantikan alami hendaknya dirawat tetapi tidak boleh mengubah ketetapan dari Allah SWT, seperti mencukur alis, memagar gigi, menyulam bulu mata, alis, bibir dan menyambung rambut untuk terlihat lebih cantik.

Tidak menunjukkan aurat

Merawat diri dengan tidak berlebihan diantaranya memakai pakaian longgar juga tidak menarik perhatian lelaki bukan mahram. Maka, pakailah pakaian sesuai syariat dengan tidak menunjukkan lekukan tubuh dan transparan apalagi membuat keindahan tubuh terlihat jelas.

Berdandan tidak menghalangi wudu

Semakin maraknya bisnis kosmetik yang berkembang, maka banyak sekali pilihan kosmetik yang diminati para perempuan. Sahabat salamweb Muslimah hendaknya memilih kosmetik yang bisa tembus air sehingga ketika dalam perjalanan kita tetap bisa berwudhu makeup bisa luntur tanpa harus membersihkan makeup dengan tonner khusus.

Mari merawat diri kita dengan baik, dengan sedikit menghias diri tetapi tetap dengan syariat Islam. Jadilah cantik tetapi tetap menurut syariat. Perempuan adalah perhiasan dunia dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita salehah.