Ujian Allah Taala itu mendewasakan diri

Filsafat Kkartika Sustry
Kkartika Sustry
Ujian Allah Taala itu mendewasakan diri
Ujian Allah Taala itu mendewasakan diri © Narongrit Sritana | Dreamstime.com

Hidup ini hanya sekali maka hiduplah yang berarti, pepatah bijak yang mengajak setiap insan agar melakukan yang terbaik dalam menjalani kehidupan. Lantas apakah seorang yang baik tidak pernah berbuat salah? Atau terlepas dari ujian?

Tentu tidak, setiap insan yang bernyawa semuanya akan diberikan segunung masalah dan ujian yang demikian itu tidak lain hanya untuk menguji kualitas keimanan seseorang dan membentuk karakter dewasa pada dirinya.

Ujian Allah Taala itu mendewasakan diri

Tentu ujian yang Allah SWT berikan berbeda-beda antar sesama makhluk-Nya. Ada yang diuji dengan ketakutan, adapula yang duji dengan perasaan putus asa,  yang lebih lagi seseorang diuji dengan kemiskinan.

Ingatlah dalam ayat Allah Taala berikut ini:

“Dan Kami pasti  dan akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”

(Quran surah al-Baqarah, ayat 115)

Ujian dan masalah yang Allah SWT berikan bermacam-macam, namun tidak melulu manusia dihadapkan pada sebuah ujian adakalanya ia mendapati suka dan bahagia. Allah memberikan ujian terhadap manusia tidak lain hanya untuk menambah kedewasaan seseorang.

Tentu dengan seseorang mengambil hikmah juga pelajaran yang berharga dari masalah yang dialaminya. Benar saja, seseorang yang mendapat masalah misalnya. Seseorang dihadapkan pada perkara gagal masuk tes kepegawaian.

Hadapi masalah dengan tenang dan ikhlas

Hal ini akan menjadikan ia lebih dewasa dengan terus berusaha di kesempatan berikutnya. Atau ia akan mencari alternatif lain dengan dalih bahwa hikmahnya kegagalan tersebut jalan dari Allah Taala, hal tersebut bukan yang terbaik.

Masalah dan ujian dari Allah SWT itu mendewasakan seseorang. Orang yang semakin banyak menemui masalah tentu ia dituntut untuk berpikir keras agar menemukan solusi dari masalah tersebut.

Maka dari itu, semakin dewasalah sikapnya dalam menghadapi masalah yang serupa. Allah Taala menguji hamba-Nya untuk melihat kualitas keimanan seseorang. Apakah sudah layak dikatakan saleh atau masih harus diuji lagi agar ia benar-benar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Seseorang yang menghadapi masalah dengan tenang dan ikhlas, insya Allah akan diberi solusi terbaik dari Allah Taala. Maka dari itu hendaknya manusia selalu mengikutsertakan Allah dalam mengambil keputusan, dalam menemukan solusi atas apa yang sedang dihadapi.

Ambil hikmah dari setiap yang terjadi pada diri agar ada ilmu dan proses pendewasaan diri yang berharga dari setiap masalah.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.