Waktu bertamu yang baik

Masyarakat Merry Lestari
Terbaru oleh Merry Lestari
Waktu bertamu yang baik
Waktu bertamu yang baik © Odua | Dreamstime.com

Manusia adalah makhluk sosial atau disebut sebagai ‘Zoon Politicon’. Zoon Politicon berarti manusia adalah makhluk yang ingin selalu bergaul dan berkumpul serta tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya orang lain.

Jadi karena itu manusia adalah makhluk sosial yang suka bermasyarakat.

Waktu bertamu yang baik

Ajaran Islam merupakan agama yang paling sempurna dan lengkap, yang mana mengatur hubungan dengan Tuhan dan hubungan antar manusia. Karena itulah Islam sebagai agama yang sempurna sangat memperhatikan silaturahim.

Berkunjung atau bertamu kepada rumah saudara, keluarga, tetangga atau teman sangat banyak faedahnya. Di antaranya adalah untuk menguatkan silaturahim dan kasih sayang di antara kaum muslimin.

Namun, tentu saja dalam aktivitas ini Islam telah menententukan mengenai adab-adab dan batasan-batasan dalam bertamu. Dan bertamu adalah salah satu cara untuk meyambung silaturahmi dalam Islam.

Islam dan adab bertamu

Islam memberi kebebasan kepada umatnya untuk bertamu, namun dalam bertamu tata krama (adab) harus tetap dijaga agar tujuan bertamu itu dapat terjaga. Dan Islam juga telah mengajarkan adab-adab berkunjung yang berkaitan dengan waktu adalah tidak berkunjung pada waktu-waktu yang dilarang oleh syari’at agama kita.

Syaikh Fu’ad Abdul Aziz As-Syalhub hafizhahullahu Ta’ala menyebutkan dalam Kitabul Adab beliau, bahwa ada tiga waktu terlarang dalam berkunjung. Tiga waktu itu adalah sebelum sholat Subuh, waktu tidur siang (menjelang zuhur), setelah sholat Isya.

Alasan pelarangan ini karena waktu-waktu tersebut adalah waktu yang biasanya digunakan untuk beristirahat, sebagaimana waktu-waktu ini merupakan waktu terlarang bagi anak-anak yang belum baligh untuk memasuki ruangan orang tuanya dan begitu juga para pembantu dan budak. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT:

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sholat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sholat Isya’. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

(Quran surah An-Nuur, ayat 58)

Sehingga dengan dalil tersebut, maka terlaranglah berkunjung pada tiga waktu tersebut. Kecuali jika seseorang diundang untuk menghadiri acara walimah, makan siang atau makan malam.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.