Waspada futur dalam kehidupan!

Islam untuk Pemula Kkartika Sustry
Terbaru oleh Kkartika Sustry
Waspada futur dalam kehidupan!
Waspada futur dalam kehidupan! © LakshmiPrasad lucky | Dreamstime.com

Ketika seseorang yang sedang bersemangat belajar kemudian berubah menjadi putus asa. Atau seorang yang bergerilya dalam menyampaikan kebenaran lalu patah semangatnya. Juga seorang yang beribadah dengan sungguh-sungguh kemudian melemah – itulah dinamakan terjangkit virus futur.

Futur secara bahasa dalam kitab Lisanul Arab berarti ‘Diam setelah intensitas tinggi, yaitu diam setelah melakukan sesuatu dengan usaha kerja keras’.

Waspada futur dalam kehidupan

Futur adalah kata yang jarang kita dengar tetapi tanpa disadari melanda diri. Futur merupakan sikap malas atau melemahnya semangat yang terjadi pada ahli ibadah, juru dakwah atau penuntut ilmu.

Situasi seperti ini pula yang harus diwaspadai para penuntut ilmu, ketika seseorang yang telah bersemangat dalam belajar atau berusaha keras dalam berdakwah kemudian diserang masa futur maka hendaknya berwaspada.

Kondisi futur secara perlahan-lahan menyerang dan menjadi penyakit yang berbahaya bagi jiwa jika dibiarkan saja. Jadi masa futur seperti ini mesti dilawan, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya setiap amal ada semangatnya dan setiap semangat ada masa futurnya.”

(Hadis riwayat Ahmad, dinilai sahih oleh Syekh al-Bani dalam kitab al-Jami’ as-Shaghir)

futur menjadi suatu penyakit karena mempengaruhi tingkat keimanan dan menurunnya kualitas beribadah seseorang sehingga menyebabkan enggan untuk berbuat kebaikan.

Umat Muslim hendaknya memperhatikan hal-hal yang mempengaruhi jiwa seseorang, bahkan berakibat pada tingkat ibadahnya. Pada masa Rasulullah SAW, telah diperlihatkan bahaya dari masa futur tersebut.

Ketika salah seorang anggota yang ikut berperang ke Habsyah kemudian ia terluka, lalu terjangkitlah masa futur dan hilang semangat sehingga mudah dirayu setan yang mengakibatkan ia menusukkan tombak ke perutnya. Fatal sekali jika kita membiarkan futur yang tidak bisa diatasi.

Saling mengingatkan agar terhindar dari futur

Urusan hati setiap manusia kadang kala mudah berubah. Dan memang Allah Taala yang membolak-balikkan masa. Hati yang condong pada keputusasaan ini pula disebut futur. Maka pandai-pandailah mengendalikan hati agar bisa selamat dari masa futur.

Futur sebenarnya lebih tepat pada kondisi seseorang yang sudah akut  mendekati depresi, maka penting sekali untuk melawan nafsu tersebut. Depresi inipula yang bisa menipu dan menjauhkan dari akal sehat.

Futur dalam hal yang wajar ia bisa kembali ke keadaan yang baik seperti sediakala, tetapi futur yang dibuat terlena akan berakibat buruk. Oleh karena itu, Islam menganjurkan untuk selalu dekat kepada Allah SWT agar bisa mengendalikan hati yang sedang futur.

Banyak hal yang bisa kita lakukan ketika masa futur agar kembali bangkit dan bersemangat untuk melakukan kebaikan, yaitu:

  • Memperbaiki dan menjiwai ibadah salat
  • Memperbanyak dalam membaca al-Quran
  • Bersabar dan menguatkan diri ketika jiwa berpaling dari kebaikan
  • Memperbaiki niat bahwa menuntut ilmu atau berdakwah tidak lain hanya karena Allah Taala
  • Berkumpulan dengan orang-orang yang semangat dalam menuntut ilmu agar futur cepat teratasi

Ketika jiwa sedang putus asa minimal rutinitas yang dilakukan mengarah kepada kebaikan, maka ada nilai ibadah di sana sekalipun belum sempurna ketika semangat sudah stabil kembali. Marilah selalu saling mengingatkan agar terhindar dari penyakit futur yang berkepanjangan.