Buletin SalamWebToday
Sign up to get weekly SalamWebToday articles!
Mohon maaf, kesalahan terjadi karena alasan:
Dengan berlangganan, anda menyetujui Persyaratan dan Kebijakan Privasi SalamWeb
 Seni Buletin

Waspadai berlaku zalim di dunia!

Masyarakat 27 Jan 2021
Terbaru
Waspadai berlaku zalim di dunia!
Waspadai berlaku zalim di dunia! © Fizkes | Dreamstime.com

Slogan seorang muslim yang beriman kepada Allah SWT dalam kehidupan yang fana ini, harusnya selalu mengatakan ‘Sami’na wa Atho’naa’ (kami mendengar dan kami ta’at).

Maka dampaknya, ia akan senantiasa melakukan kebaikan, membangun amal-amal unggulan dan melukiskan makna keadilan dalam kanvas kehidupannya.

Waspadai berlaku zalim di dunia!  

Allah SWT berfirman:

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.”

(Quran surah al-Ahzab, ayat 36)

Manusia muslim selalu hati-hati dalam setiap langkah, gerak dan amal yang mengandung kezaliman terhadap diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Karena kita menyadari bahwa kezaliman yang kita lakukan di dunia, maka kelak diusust dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

“Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya.”

(Surah ash-Shofaat, ayat 24)

Ada banyak jenis dan ragam kezaliman yang dilakukan manusia. Bisa berkaitan dengan Aqidah atau keimanan.

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

(Surah Luqman, ayat 13)

Ada kezaliman yang terkait dengan harta orang lain! Ingat harta kita akan ditanya sumber dan alokasinya.

“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.”

(Surah al-Baqorah, ayat 188)

Ruang lingkup kezaliman

Rasulullah SAW bersabda:

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Kedua telapak kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai ditanya tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang ilmunya untuk apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan dan tentang tubuhnya untuk apa dia gunakan.”

(Hadis riwayat Imam At-Tirmidzi, dari sahabat Ibnu Umar r.a)

Ada juga kaitan dengan jiwa atau nyawa orang lain seperti pembunuhan yang tidak berhak.

“Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.”

(Surah al-Israa, ayat 33)

Awas, kezaliman di dunia adalah kegelapan di Akhirat. Jangan sampai kita melakukan kezaliman yang kaitan dengan keimanan, harta, jiwa dan yang lain di dunia ini. Rasulullah SAW mengingatkan ummat ini tentang kegelapan Akhirat akibat kezaliman yang dilakukan di dunia.

“Kezaliman adalah mendatangkan kegelapan hari qiyamat.”

(Hadis riwayat Imam Al-Bukhori)