Wisata urban di Arab Saudi

Indra Muhammad Walidin 04-Sep-2020
dreamstime_s_137898457
Jeddah Waterfront © Sosroner | Dreamstime.com

Wisata Urban dapat diartikan sebagai suatu kegiatan/tempat untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara dengan menyediakan akomodasi dan program kunjungan ke tempat yang menjadi daya tarik kota tersebut (Inskeep, 1991).

Arab Saudi saat ini giat mengembangkan wisata urban untuk menyambut visi ekonomi 2030. Di antara wisata yang akan dibahas adalah King Abdullah Park, King Salman Park, dan Jeddah Waterfront.

King Abdullah Park

Taman rindang dengan banyak vegetasi kurma ini terletak di kota Riyadh. Taman  yang diresmikan bulan Oktober 2019 ini memiliki lima pintu gerbang utama. Dengan luas hektaran, taman ini mencakup sejumlah kebun, lapangan permainan, tempat istirahat bagi keluarga, arena olah raga, jalan setapak, tempat duduk, dan restoran.

Taman ini diperuntukkan untuk umum, namun tetap ada jadwal untuk lelaki dan perempuan. Jadwal untuk keluarga ditetapkan pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu. Selain hari itu, diperuntukkan untuk pemuda. Para pemuda biasanya menikmati taman dengan pakaian santai saat berolahraga. Sementara para pemudi tetap harus menggunakan abaya dan cadar.

Bila malam tiba, pengunjung dapat menyaksikan atraksi air mancur menari, pertunjukan sinar laser, ampitheater. Taman ini menjadi wisata favorit bagi masyarakat kota Riyadh. Di tempat ini sering pula diadakan konser seni berkelas dunia, seperti BTS, Janet Jackson, dan 50 Cent.

King Salman Park

Saudi Arabia berambisi untuk membangun taman terbesar di dunia dengan luas 13 kilometer persegi. Ia akan mengalahkan taman-taman serupa di dunia yang besarnya 13 kali ukuran Gardens by the Bay Singapore, 5 kali ukuran Hyde Park di London, dan 4 kali ukuran Central Park di New York.

Taman ini akan dilengkapi dengan ruang hijau terbuka, fasilitas olahraga, museum, dan pertunjukan seni. Sebagai taman terbesar di dunia, taman ini dapat meningkatkan pangsa ruang hijau perkapita di Riyadh sebanyak 16 kali, di mana akan ditanam lebih dari 7 juta pohon di kota Riyadh. Pusat seni dibangun untuk mengubah Riyadh menjadi ruang pameran terbuka yang bisa menampung karya 1000 seniman lokal dan intenasional.

Sementara itu, tujuh museum berbeda akan menjadi primadona taman ini, seperti museum penerbangan, astronomi dan luar angkasa, sains, hutan, realtias virtual, dan museum arsitektur. Sedangkan jalur olahraga yang dibangun akan menghubungkan kota dari timur ke barat, membentang sejauh 135 kilometer, dan akan mencakup jalur bersepeda dan menunggang kuda. Selain itu juga dibangun jalur jogging serta pusat olahraga dan budaya.

Jeddah Waterfront

Jeddah water front terletak di sepanjang tepi laut merah dengan luas 730.000 meter persegi dan panjang lebih dari 4,3 km. Tempat wisata tepi laut ini memanjang dari utara ke selatan. Adapun fasilitasnya adalah taman olah raga air, taman bermain anak, pantai pilihan, air mancur interaktif, darmaga yang mengambang, patung seni dan hewan, restoran, kios souvenir, serta fasilitas toilet dan pengisian baterai telepon.

Terletak tak jauh dari sini, terdapat the Jeddah Fountain atau The King Fahd’s Fountain. Atraksi wisata ini berupa air mancur tertinggi dan tertua di dunia. Puncak semburan bisa mencapai 312 meter dengan permainan cahaya yang ditaburi oleh 500 lampu sorot. Sambil menikmati kuliner khas Arab yang tersedia di resto-cafe sekitar air mancur King Fahd ini, kesan wisatawan terhadap keindahan Jeddah makin tertanam.