Zikir istimewa untuk pahala berlipat ganda!

Islam untuk Pemula 18 Mar 2021 Asna Marsono
Terbaru oleh Asna Marsono
Zikir istimewa untuk pahala berlipat ganda!
Zikir istimewa untuk pahala berlipat ganda! © Twenty2photo | Dreamstime.com

Suatu hari Rasulullah SAW keluar dari rumah istrinya Juwairiyah binti Harits r.a untuk melaksanakan salat Fajar. Saat itu,  Juwairiyah sedang bersimpuh sambil melantunkan doa dan zikir.

Beberapa jam kemudian, pada saat salat Isyraq, Rasulullah SAW pulang dan melihat bahwa  Juwairiyah r.a masih duduk di tempat yang sama seperti sebelumnya, khusyuk dalam doa dan zikir.

Rasulullah SAW melihat istrinya dan bertanya, “Apakah kamu telah duduk di sini berdoa sejak aku meninggalkanmu?” Juwairiyah r.a menjawab, “Ya.”

Zikir istimewa untuk pahala berlipat ganda

Kemudian Rasulullah SAW berkata kepadanya, “Setelah aku meninggalkanmu, aku telah membacakan empat kata sebanyak tiga kali. Jika empat kata ini ditimbang dengan semua zikir yang telah engkau lakukan sejauh ini, tentu akan menyamainya.”

Empat kata itu adalah:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ، وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Subhanallahi  wa  Bihamdihi  ‘Adada  Khalaqihi,  Wa  Rida  Nafsihi, 

Wa  Jhinata  ‘Arshihi,  Wa  Midada  Kalimatihi.

Artinya: “Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah; sesuai dengan jumlah makhluk-Nya, dengan keridhaan diri-Nya, seberat Arasy milik-Nya, dan sebanyak firman-firman-Nya.”

(Hadis riwayat Muslim, 2726)

Ini adalah zikir yang diberkati, yang dapat dibacakan hanya tiga kali, dan dapat dihargai lebih dari berjam-jam jumlah doa dan zikir lainnya.

Kita akan secara singkat menganalisis zikir untuk sepenuhnya menyadari betapa kuatnya kalimat ini.

Subhanallah

Subhanallah berarti Allah adalah Mahasuci Allah, semua kemuliaan adalah untuk-Nya. Kalimat ini menyucikan Allah  Taala dari segala aib, cacat, dan kekurangan.

Abdullah Ibnu Abbas r.a berkata, “Kata yang Allah Azza Wajallah rida untuk diri-Nya, dan diperintahkan kepada para Malaikat-Nya serta menakutkan bagi hamba pilihan.”

Wa Bihamdihi

Kemudian Rasulullah SAW berkata, Wa Bihamdihi.  Artinya, “Ya Allah, Sesungguhnya hanya pantas mendapatkan segala pujian.”

Melalui pujian ini, kita mengakui monoteisme, keunikan, kekuatan, nama-Nya yang paling indah, dan segala macam pujian kepada Allah SWT!

Dari Abu Hurairah r.a, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Ada dua kalimat yang ringan diucapkan namun berat timbangan (pahala) nya, dan dicintai oleh Allah, yakni subhaanallah al-adzim subhaanallah wabihamdihi.”

(Hadis riwayat Bukhari, 6682)

Jadi melalui kalimat ini, kita mengekspresikan keagungan Allah Taala dan memuji kepada-Nya.

‘Adada Khalqihi

Artinya: “Sebanyak jumlah ciptaan-Nya.”

Dapatkah anda membayangkan apa jumlah besar ini berarti? Jumlah ini mencakup setiap orang, setiap jin, setiap malaikat, setiap hewan, setiap butir gurun, setiap tetes air di laut, setiap bintang, dan setiap tanaman!

Setiap ciptaan, apa yang kita ketahui dan apa yang tidak kita ketahui! Semuanya sudah termasuk! Allahu Akbar!

Wa Rida Nafsihi

Artinya: “Dengan keridhaan diri-Nya.”

Mendapat ridha Allah Taala adalah tujuan utama setiap hamba. Kalimat yang Allah senangi termasuk dalam dua ini! Allahu Akbar!

Wa Jhinata ‘Arsyihi

Artinya: “Berat singgasana-Nya.”

Diceritakan Jabir bin Abdullah r.a, Rasulullah SAW bersabda:

“Saya telah diizinkan untuk berbicara tentang para malaikat yang memegang takhta Allah. Mereka sangat besar sehingga mereka memiliki kuda cepat dengan jarak 700 tahun antara gendang telinga mereka dan tengah leher mereka. ”

(Hadis riwayat Abu Dawud)

Jika malaikat pembawa takhta sangat besar, maka bayangkan seberapa besar singgasana Allah SWT. Juga setara dengan berat singgasana-Nya termasuk dalam zikir ini! Allahu Akbar!

Wa Midada Kalimatihi

Makna: “Dan setara dengan tinta dan pena yang diperlukan untuk menulis kata-kata-Nya.”

Semua pengetahuan Allah Taala terkandung dalam firman-Nya. Tidak ada batasan bagi pengetahuan Allah tentang segalanya, yang patut kita ketahui. Jumlah dari segala tinta dan pena yang mampu menuliskan firman-firman-Nya juga termasuk dalam zikir ini!

Allah SWT berfirman:

“Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

(Quran surah Luqman, 31:27)

Dari deskripsi ini, kita dapat mengerti, meskipun sedikit, betapa hebatnya pernyataan-pernyataan ini. Dengan demikian, empat pernyataan ini telah dikatakan lebih baik daripada berjam-jam ibadah terus-menerus.

Semakin anda merenungkan empat pernyataan ini, semakin anda akan menghargai kekuatan zikir ini dan semakin banyak berkat yang anda terima dari Allah SWT. Ingatlah untuk mengulangi zikir ini tiga kali setiap pagi dan mengingatkan orang lain juga, insya Allah!