Zirbaja: Sup ayam lezat khas Andalusia

Makanan Sehat Asna Marsono
Pilihan
Zirbaja: Sup ayam lezat khas Andalusia
Zirbaja: Sup ayam lezat khas Andalusia © Eat Like a Sultan

Kita mungkin pernah mendengar sejarah tentang kejayaan kota Andalusia sebelumnya, dengan keindahan istana Alhambranya. Kota ini terletak di Semenanjung Iberia, yang sekarang terletak di Spanyol, di mana budaya Islam mempesona tersebar dan mencapai jaman keemasannya dari abad ke-8 hingga ke-15.

Sudah setengah millennium berlalu, namun peninggalan kejayaan Islam masih bersisa yang mengasimilasi dengan budaya lokal setempat. Salah satu contohnya adalah makanan khas bernama Zirbaja.

Zirbaja mengikuti resep sumber autentik

Hari ini kita akan memasak Zirbaja mengikuti resep dari sumber autentik: Kitab at-Tabikh  fi-l-Maghrib wa-l-Andalus fi asr al-Muwahhidin li-mu’allif majhul. Dalam Bahasa Indonesia,

Buku Resep Memasak dari Maghribi dan Andalusia pada zaman Al-Muwahhidin. Disusun pada abad ke-14, ia menyediakan resep Al-Andalus abad ke-12 dan ke-13.  Zirbaja  adalah salah satu kelezatan yang dapat dibuat dengan daging domba, ayam, atau merpati.

Kitab at-Tabikh dipuji karena banyak makanan yang memiliki kualitas obatnya. Menurut dokter Islam abad pertengahan, Zirbaja sangat baik untuk lambung dan liver. Ada anekdot yang bagus mengenai kualitas obat dari hidangan yang dijelaskan dalam Buku:

Zirbaja sebagai obat

Hanin bin Ishaq adalah seorang dokter Arab abad ke-9 yang hebat dan memiliki banyak pengikut. Salah seorang di antara pengikutnya berkata, “Aku menemani Hanin suatu hari ketika dia bertemu dengan seorang pria yang dia katakan, ‘Oh! Kau datang padaku dan kau menceritakan kasus seorang wanita sakit di rumahmu. lalu aku tidak melihatmu lagi. Ke mana perginya dirimu? Apakah kau tidak mengira aku khawatir terhadapmu?’”

Pria yang tidak disebutkan namanya ini mengatakan kepada pengikut Hanin sebagai balasan bahwa, dia datang menemui dokter besar itu belajar tentang cara menyembuhkan ibunya, yang sangat sakit.

Saat mendengar secara rinci gejala penyakit wanita itu, Hanin meresepkan bahwa ibunya dilayani dengan baik disiapkan sebuah mangkuk Zirbaja setiap hari. Pria itu pulang dan mengikuti dengan ketat resep Zirbaja yang diberikan kepadanya oleh Dokter Hanin.

Yang mengejutkannya dalam beberapa hari ibunya benar-benar sembuh dari penyakit ini. Karena itu, kata pria itu kepada Hanin, dia tidak punya alasan untuk kembali ke dokter.

Hanin bilang ini hidangan netral. Yang ketika dimakan tidak akan ada efek samping berbahaya bahkan untuk orang yang sehat. Pada dasarnya, Zirbaja  adalah sup ayam yang bergizi dan manis. Berikut ini resep hidangannya.

Memasak Zirbaja

Ambil ayam muda. Bersihkan dengan sangat baik, singkirkan semua hal yang tidak boleh dimakan dari dalam dan luar. Potong-potong besar. Ambil panci besar. Masukkan 2 liter air (lebih banyak dapat diambil, tergantung pada ukuran ayam).

Tambahkan garam (secukupnya), ¾ sdm lada hitam, 1 sdm biji ketumbar dengan baik digiling, ½sdm kayu manis, sedikit potongan kunyit, 1 cangkir kecil cuka (lebih banyak dapat ditambahkan jika anda lebih suka tinggi rasa asam), dan 100ml minyak zaitun. Ungkep daging ayam tersebut di dalamnya.

Di tempat berbeda, sediakan air hangat dan rendam 500gram kacang almond. Setelah sekitar 15 menit kupas kulit almond hingga bersih kemudian tumbuk almond hingga menjadi pasta halus. Campur dengan itu 7 sendok teh gula putih, dan sedikit air mawar.

Sekarang masukkan campuran ke dalam mangkuk tempat ayam diungkep. Ketika daging empuk kelezatan abad ke-13 yang autentik sudah siap, kentalkan kuah sesuai keinginan anda. Sajikan panas.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.