Buletin SalamWebToday
Sign up to get weekly SalamWebToday articles!
Maafkan kami, ralat berlaku disebabkan oleh:
Dengan melanggan, anda bersetuju dengan Syarat dan Dasar Privasi SalamWeb
 Seni Buletin

Allah SWT menyukai orang yang pemalu

Kesejahteraan Mental 27 Jan 2021
Pendapat oleh Hanita Hassan
Allah SWT menyukai orang yang pemalu
Allah SWT menyukai orang yang pemalu © Reezky Pradata | Dreamstime.com

Dalam Kebijaksanaan-Nya yang Tidak Pernah Berakhir, Allah SWT telah memberi contoh untuk diteladani semua agar dapat mengharungi kehidupan dengan aman dan bebas masalah.

Salah satu contoh tersebut adalah sifat pemalu.

Allah SWT menyukai orang yang  pemalu

Allah SWT telah menunjukkan kepada kita berulang kali betapa Dia bersifat pemalu. Nabi Muhammad SAW bersabda yang bermaksud:

“Sesungguhnya Rabb kalian Maha Hidup lagi Maha Mulia, Dia malu kepada hamba-Nya yang mengangkat kedua tangannya (meminta-Nya) dikembalikan dalam keadaan kosong tidak mendapat apa-apa.”

(Hadis riwayat Abu Daud, No.1488)

Mengapa? Apakah kualiti yang terdapat di dalamnya yang sangat penting? Sifat pemalu melambangkan perdamaian. Bersifat pemalu dapat melenyapkan prasangka buruk dan melembutkan perasaan semua.

Sepertimana firman Allah SWT dalam al-Quran yang bermaksud:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu ke luar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar.”

(Surah al-Ahzab, ayat 53)

Ia adalah contoh betapa Allah SWT sangat menyukai orang yang pemalu. Apabila anda mempunyai perasaan pemalu, Allah tidak akan melupakan anda.

Berdasarkan kepada Hadis di atas, makna di sebalik perasaan malu yang dimiliki oleh Allah SWT adalah untuk membawa keamanan sesama kita. Apakah perasaan yang harus dimiliki oleh kita yang telah dikabulkan permintaannya?

Apakah yang boleh Allah SWT lakukan setelah mendengar permohonan itu? Allah berhak untuk menilai dosa-dosa yang telah dilakukan oleh hamba-Nya melalui doa-doa mereka sama ada untuk melupakannya atau menolak permintaan tersebut.

Kita juga pasti akan menerima dengan hati yang berbuku, dan mempunyai kesakitan di dalam jiwa kemudian ia dilepaskan kepada orang lain. Sesungguhnya, Allah SWT sangat pemalu. Dia berasa sangat malu membiarkan kita berpaling dengan tangan kosong.

Sebaliknya kita pasti  memperolehi apa yang diminta tanpa mengingati kesalahan yang pernah kita lakukan, dan akan pergi dengan perasaan gembira dan bersyukur serta menyebarkan kedamaian  Allah SWT kepada semua.

Terpuji apabila memiliki sifat pemalu

Kebaikan memiliki perasaan malu dipuji berkali-kali di dalam hadis. Terdapat satu perkara lagi yang perlu disebutkan. Perasaan malu akan sentiasa dihargai. Allah SWT sangat menyukai orang yang bersifat pemalu dan Dia akan memastikan setiap kebaikan mendapat ganjarannya.

Nabi Muhammad SAW bersabda yang bermaksud:

“Allah Maha Mengetahui dan menyembunyikan kesalahan, Dia suka sifat malu dan menyembunyikan kesalahan.”

(Sunan an-Nasai, 406)

Daripada Abu Hurairah r.a bahawa Nabi Muhammad SAW bersabda yang bermaksud:

“Malu itu sebahagian daripada kesempurnaan iman dan iman (pada seseorang) itu berada di dalam syurga. Percakapan yang buruk itu pula termasuk daripada kekasaran dan kekasaran itu berada di dalam neraka.”

(Hadis riwayat at-Tirmidzi)

Daripada Ibn Umar r.a bahawasanya Rasulullah SAW melewati seorang sahabat Ansar yang sedang menasihati saudaranya kerana pemalu, kemudian Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:

“Biarkanlah ia begitu, sesungguhnya malu itu sebahagian daripada Iman.”

(Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Adalah wajar dan terpuji untuk kita memiliki sifat pemalu. Kesungguhan menjinakkan nafsu dan memberi yang terbaik, akan memupuk keteguhan iman, kedamaian dan kecintaan kepada Allah SWT. Allah sangat mengasihi hamba-Nya yang bersifat pemalu dan akan mengurniakan mereka dengan limpahan rahmat-Nya.