Memahami dan mendepani ‘Gen Y’ dan ‘Gen Z’

Keluarga Zalika Adam 07-Okt-2020
dreamstime_s_80648132
oto 80648132 © Odua | Dreamstime.com

Perkembangan manusia mempunyai kaitannya dengan perkembangan teknologi. Setiap generasi bangun mengikut trend perkembangan mereka.

Menurut Kupperschmidt (2000 – dalam Putra, 2016): “Generasi adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan tahun lahir, umur, lokasi dan juga pengalaman sejarah atau kejadian-kejadian dalam individu tersebut yang sama, memiliki pengaruh seignifikan dalam fasa pertumbuhan mereka. Jadi, dapat dikatakan pula bahawa generasi adalah sekelompok individu yang mengalami peristiwa – peristiwa yang sama dalam kurun waktu yang sama pula.”

Generasi X (1930-1980)

Mereka adalah generasi yang lahir pada tahun-tahun awal dari perkembangan teknologi dan informasi, seperti penggunaan PC (Personal Computer), video games, TV kabel dan Internet. Generasi X ini mampu beradaptasi.Mmampu menerima perubahan dengan cukup baik sehingga dapat dikatakan sebagai generasi yang tanggung, yang memiliki karakter.

Kebanyakkan Gen X sudah berumur sekitar 70-an ke 40-an. Karakteristik: Banyak akal, independen, sangat emosional, lebih suka sesuatu yang tidak formal dan mempunyai kemampuan usaha dibandingkan Baby Boomers (pernah diviralkan suatu ketika).

Boomers merupakan generasi manusia yang lahir pada tahun 1946 sehingga 1964. Membesar semasa dunia baru selesai menghadapi Perang Dunia Kedua yang tamat pada tahun 1945. Maknanya, pada tahun 2020, generasi Boomer berumur di antara 56 tahun sehingga 74 tahun.

Generasi Y (1980-1995)

Mereka dikenali dengan sebutan generasi millennial atau milenium. Generasi Y ini banyak menggunakan teknologi komunikasi segera seperti email, SMS, instant messaging dan lain-lain. Hal ini disebabkan generasi Y merupakan generasi yang tumbuh pada era internet booming (Lyons, 2004 – dalam Putra, 2016).

Bukan hanya itu sahaja, generasi Y ini lebih terbuka. Terbuka dalam pandangan politik dan ekonomi, sehingga mereka terlihat sangat reaktif terhadap perubahan lingkungan yang terjadi di sekelilingnya.

Karakteristik: Lebih berkomitmen terhadap perusahaan, pekerjaan merupakan salah satu prioriti, tapi bukan prioriti yang utama. Juga menyukai peraturan yang tidak berbelit-belit, menyukai keterbukaan dan ketelusan.

Generasi Z (1995-2010)

Mereka merupakan generasi yang paling muda yang baru memasuki angkatan kerja. Generasi ini biasanya disebut dengan generasi internet atau I-generation. Generasi Z lebih banyak berhubungan sosial lewat dunia maya. Sejak kecil, generasi ini sudah banyak dikenalkan oleh teknologi dan sangat akrab dengan telefon pintar dan dikategorikan sebagai generasi yang kreatif.

Karakteristik: Lebih menyukai kegiatan sosial dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka suka perusahaan start-up, multi-tasking, sangat menyukai teknologi dan ahli dalam mengoperasikan teknologi tersebut.

Mereka peduli terhadap lingkungan mereka, mudah terpengaruh dengan lingkungan mengenai produk positif. Menyukai kebebasan dan mempunya ruang untuk berkembang. Tentangan terhadap diri membuat mereka harus mengawal pembatasan itu, atau pun mereka pintar dan mudah untuk menangkap informasi secara cepat.

Justeru, dengan mengetahui setiap perubahan generasi, maka generasi X dapat berkomunikasi dengan generasi Y dan Z – mengikut perkembangan teknologi masa kini. Perubahan tersebut perlu diperhalusi supaya hubungan dua hala dapat dijalankan dengan baik. Sememangnya, satu cabaran besar untuk untuk Gen X mendepani Gen Y dan Gen Z. Namun, pengetahuan mendalam mengenai karakteristik kedua-dua generasi Y dan Z boleh memudahkan urusan bersama-sama mereka.