Tip Mengendalikan Perasan Marah

Sahsiah Rahayu Mat Nah 21-Jun-2019

Bagaimana anda mengawal emosi marah? Menghempas barang, menjerit atau melarikan diri ke lokasi yang tidak diketahui oleh orang-orang terdekat?

Sesabar mana pun kita, adalah mustahil untuk melarikan diri daripada perasaan marah.

Tekanan di tempat kerja, krisis perkahwinan, masalah keluarga antara isu yang memicu perasaan marah yang kadangkala sukar untuk dibendung.

Jadi apa yang boleh anda lakukan apabila diri diselubungi perasaan marah. Berikut adalah amalan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W untuk meredam perasaan marah:-

1. Membaca ta’awudz. Rasulullah bersabda “Ada kalimat kalau diucapkan nescaya akan hilang kemarahan seseorang, iaitu A’udzu billah minasy syaithaanir rajim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang direjam).” – Hadis Riwayat Bukhari & Muslim

2. Mengambil wuduk. Rasulullah bersabda, “Kemarahan itu dari syaitan, sedangkan syaitan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka jika kalian marah berwuduklah.” – (Hadis Riwayat Abu Dawud).

3. Mengubah posisi. Dalam sebuah hadis dikatakan, “Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka tidurlah.” – (Hadis Riwayat Abu Dawud).

4. Diam. Dalam sebuah hadis dikatakan, “Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah.” (Hadis Riwayat Ahmad).

5. Bersujud dengan mengerjakan solat sunat dua rakaat. Dalam sebuah hadis ada mengatakan, “Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menyentuh pipinya dengan tanah (sujud).” (Hadis Riwayat Tirmidzi).

Selain melakukan lima perkara di atas, anda juga boleh mengikuti langkah-langkah di bawah untuk menenangkan diri.

1) Panjangkan serta perlahankan tarikan nafas anda.

2) Perlahankan atau hentikan pergerakan anda supaya kadar degupan jantung anda dapat diturunkan.

3) Kendur untuk legakan otot-otot anda.

4) Kenal pasti pemikiran anda yang negatif dan tidak rasional, kemudian ubahkan kepada pemikiran positif dan membina.

5) Fokus kepada pemikiran yang positif.

6) Berjenaka untuk menghilangkan perasaan marah.

7) Beralih dari persekitaran dan sumber yang menyumbang kepada perasaan marah.

Sumber: www.hidayatullah.com / www.myhealth.gov.my

Kredit foto : Photo by Icons8 team, Unsplash